Sabtu , 23 November 2019
Home / Politik / Figur Sekda NTB, Demokrat NTB Minta Gubernur Tak Mudah Diintervensi
Ketua DPD Demokrat NTB TGH Mahally Fikiri (kiri) saat bersama Ketua Demokrat Sulteng, Riau, Sulsel dan salah seorang pengurus DPP Demokrat usai pertemuan partai

Figur Sekda NTB, Demokrat NTB Minta Gubernur Tak Mudah Diintervensi

MATARAM, DS – Demokrat selaku partai pengusung Gubernur NTB Zulkieflimansyah ikut bicara terkait figur lima pejabat Pemprov yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagai calon Sekda NTB oleh Pansel JPT Madya Pemprov NTB. Ketua DPD Demokrat NTB TGH. Mahally Fikri mengingatkan Gubernur agar lebih selektif dalam menerima masukan dan saran, khususnya menyangkut penetapan Sekda terpilih. Sebab, banyaknya masukan masyarakat dari hasil diskusi yang mereka lakukan, justru terkesan yang tidak obyektif yang muncul di permukaan saat ini.

Fatalnya, kata dia, bukan saja ada yang sangat subyektif, justru ada yang terlihat mendiskreditkan calon tertentu. “Jadi, jelas budaya dan sikap terbuka serta akomodatif terhadap masukan dan saran-saran berbagai pihak juga perlu. Tapi, kalau sangat kental nuansa politiknya untuk apa diakomodir,” ujar Mahally menjawab wartawan, Senin (14/10).
Anggota DPRD NTB itu mengatakan masukan Gerakan Pemuda Lombok (GPL), Lesa Demarkasi dan Kelompok Kajian M-16 yang menyoroti soal pansel Sekda NTB, tidak boleh dijadikan rujukan. Menurut Mahally, suksesnya pemerintahan Gubernur dan Wagub NTB sangat bergantung pada figur Sekda. Oleh karena itu, pilihan yang perlu dijadikan acuan dalam memilih Sekda adalah mereka yang loyal. Apalagi, lanjut dia, Sekda jabatan karier ASN yang wajib dihasilkan atas asas profesionalisme. Bukan demokrasi dan gender, apalagi suku, agama dan elemen lainnya.

“Bagi Demokrat, antara Gubernur dan Sekda itu ibarat suami dan isteri. Kami ingatkan, sebagai mata dan telinga pemerintah daerah, pak Gubernur dan Ibu Wagub sudah tahu siapa diantara calon Sekda itu yang memang dari awal (saat pilkada) mengharapkan Zul-Rohmi menjadi pemimpin NTB dan siapa yang bukan,” tegas Mahally.

Terkait hal itu, Partai Demokrat perlu bersikap terkait kreteria Sekda idaman itu. Hal ini dimaksudkan agar Gubernur bisa mengelola pemerintahan secara profesional, tidak mudah diinterpensi dan dipengaruhi oleh pihak manapun.
“Jadi, biarkanlah dan kita dukung Pansel Sekda bekerja dengan baik, penuh tanggung jawa guna menghasilkan Sekda yang profesional, yang dapat membantu Gubernur dan Wakil Gubernur mewujudkan kesejahteraan masyarakat NTB,” tandas Mahally Fikri.

Diketahui, kelima pejabat pemprov NTB yang dinyatakan lulus tahapan lanjutan Sekda NTB, adalah Asisten I Setda NTB, Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M. Si, Kepala Distanbun NTB, Ir. H. Husnul Fauzi, M. Si, Kepala Bappenda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M. Si, Kepala DPMPTSP NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M. Si dan Asisten II Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M.TP. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

IDI Magnet Bagi Investor

MATARAM,DS-Nilai Indek Demokrasi Indonesia (IDI) di suatu daerah dapat menarik Investor untuk berinvestaasi. Karena salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: