Jumat , 22 Maret 2019
Home / Politik / Di Lotim, Panwas Turun Dokumentasi Pertemuan Sosialisasi Caleg
H. Hamja

Di Lotim, Panwas Turun Dokumentasi Pertemuan Sosialisasi Caleg

MATARAM, DS – Langkah petugas Panitia Pangawas Pemilu (Panswalu) di Wilayah Kabupaten Lombok Timur melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) pemilihan umum (Pemilu) 2019. Selanjutnya, sikap tegas diikuti dengan pembubaran aktifitas kampanye yang tidak memberikan informasi seyogyanya dilakukan tidak tebang pilih.

Caleg petahana Gerindra NTB, H. Hamja, mengatensi sikap tegas jajaran Panwaslu Lotim. Namun ia heran sikap tegas itu tidak diikuti oleh sejumlah panwas di wilayah lainnya.

“Saya pantau, di sepanjang jalan di Kota Mataram, KLU, Lombok Tengah, semua APK caleg yang terpasang di sepanjang jalan, pohon-pohon dan fasilitas umum masih ada hingga kini. Wajarlah, kalau saya minta agar tidak sikap tebang pilih dan kekhusukan kebijakan tegas hanya ada di Lotim saja,” ujar Hamja menjawab wartawan di ruang kerjanya, Kamis (10/1).

Ia mengaku sempat menjadi korban terkait pertemuannya yang dibubarkan oleh aparat Panwaslu setempat lantaran DPC Partai Gerindra telat memberikan informasi atas lokasi dan pelaksanaan kampanye tatap muka yang dilakukannya beberapa hari lalu. Bahkan, Hamja menuturkan sebanyak 316 atribut miliknya berjenis stiker yang terpasang di angkutan umum di wilayah Lotim juga telah dicopot oleh aparat Panwaslu setempat.

“Kalau soal aturan, saya pribadi salut dengan kinerja Panwaslu Lotim. Tapi yang saya herankan, kok hanya di Lotim saja aturan itu dilakukan. Termasuk, saat pertemuan dialogis, semua aparat baik kepolisian dan Panwas mereka hadir dan memfoto serta merekam kegiatan saya itu,” kata Hamja.

Ia berharap penegakan aturan terkait Pemilu 2019, seyogyanya perlu dilakukan secara masive oleh Bawaslu NTB pada semua jajaran Panwas di wilayah lainnya di NTB. Sebab, terpantau, di beberapa wilayah lainnya, masih banyak aturan itu yang belum ditegakkan seutuhnya.

“Kalau dibilang suka, ya saya suka atas pengetatan aturan ini. Karena, saya bisa mengurangi pembiayaan. Tapi, jangan hanya di Lotim saja diterapkan hal ini, karena caleg itu tersebar di sembilan kabupaten/kota lainnya di NTB,” tandas Hamja. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Pilpres 2019, Dua Kubu Optimis Menang di NTB

MATARAM, DS – Jelang pelaksanaan Pilpres 2019, suhu politik di provinsi NTB tak jauh beda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *