Selasa , 31 Maret 2020
Home / Politik / Darurat Virus Corona, Jadwal Paripurna Ditiadakan, Perjalanan Dinas Dewan NTB Fokus Bantu Tangkal Hoaks
H. Mahdi Muhamad MH

Darurat Virus Corona, Jadwal Paripurna Ditiadakan, Perjalanan Dinas Dewan NTB Fokus Bantu Tangkal Hoaks

MATARAM, DS – DPRD NTB menunda semua jadwal sidang paripurna dan perjalanan dinas anggota dewan sampai akhir bulan ini untuk menyesuaikan surat edaran Gubernur NTB Zulkieflimansyah agar seluruh pihak menunda sementara waktu kegiatan yang melibatkan banyak orang.

“Semua kegiatan kita reschudle. Termasuk, paripurna juga ditiadakan hingga akhir bulan ini. Hal ini untuk mengantisipasi merebaknya wabah virus corona atau COVID-19,” ujar Sekretaris DPRD NTB Mahdi Muhammad MH menjawab wartawan di ruang kerjanya, Rabu (18/3).

Menurut Sekwan, kegiatan perjalanan dinas ke luar daerah bagi sebanyak 65 anggota DPRD NTB juga ditiadakan hingga akhir Maret. Meski demikian, perjalanan dinas di dalam daerah bagi anggota DPRD dipersilahkan. Hanya saja, fokus perjalanan dinas tersebut dibatasi ke dapil mereka masing-masing dengan maksud para anggota DPRD ikut serta memastikan pelayanan RSUD, Puskesmas, sekolah, pelabuhan, bandara dan terminal dapat berjalan dengan baik sesuai SOP yang sudah disepakati.

“Bahkan, tema perjalannya harus fokus menyosialisasikan pencegahan virus corona guna mencegah menjamurnya hoaks yang kini marak di media sosial akhir-akhir ini,” kata Mahdi.

Mantan Karo Pemerintahan Setda NTB itu menuturkan, jika merujuk jadwal maka saat ini, para anggota DPRD setempat mesti merampungkan kegiatan panitia khusus (Pansus). Namun, lantaran adanya pembatasan pertemuan yang menghadirkan banyak orang maka, rapat-rapat itu diselenggarakan melalui fasilitas handphone, yakni pesan whatsapp grup.

“Sampai barusan saya pantau, sejumlah anggota DPRD NTB yang tergabung dalam empat Pansus masih aktif berkomunikasi menyampaiakan saran-saran dan masukannya terkait perbaikan Raperda yang sudah disepakati di sidang paripurna sebelumnya. Intinya, tidak harus kumpul, jadi dengan di rumah saja serta ada fasilitas teknologi, maka rapat itu bisa tetap berjalan,” jelas Mahdi.

Terkait kesiapan alat pemindai suhu tubuh atau Thermal Scanner untuk mensterilkan setiap tamu yang berkunjung ke kantor DPRD NTB, diakui Sekwan, sejauh ini pihaknya telah memesan sebulan lalu. Termasuk, hand sanitizernya.

Hanya saja, lantaran barang itu dipesan melalui fasilitas online maka harus menunggu hingga tiga hari kedepan.

“Kami sudah keliling ke Mataram tapi memang barang itu enggak ada. Makanya, kita pesen lewat online dan barangnya hanya ada di luar kota. Makanya butuh waktu sampai tiga harian baru tiba di Mataram,” kata Sekwan seraya merinci untuk hand sanitizer dipesen sebanyak 30 botol. “Nanti dipasang di seluruh ruangan fraksi, komisi dan pimpinan DPRD dan sekretariat DPRD. Sedangkan, pengukur suhu kita siapkan tiga unit untuk dipasang di setiap pintu masuk,” sambung Mahdi.

Terkait penyemprotan cairan desinfektan di komplek kantor DPRD NTB, pihaknya sudah mengajukannya ke Dinas Kesehatan setempat. Hanya saja, jadwal untuk penyemprotan itu masih menunggu jadwal gilirannya.

“Semoga saja bisa hari Jumat ini dilakukan karena itu yang sudah kita ajukan permintan ke OPD terkait beberapa hari lalu,” ucap Mahdi.

Dalam kesempatan itu, Sekwan juga mengatakan kegiatan vaksin influenza yang dilakukan pihaknya kali ini dilakukan secara swadaya. Hal itu dimaksudkan agar anggota DPRD, ASN dilingkup Sekterariat DPRD setempat memiliki kekebalan pada imunitasnya.

“Setelah Anggota dan ASN Sekwan nanti vaksinisasi ini juga menyasar seluruh istri-istri anggota DPRD NTB. Pastinya, biaya kegiatan ini kami lakukan bersama antara Sekretariat dan Anggota DPRD karena memang di pos anggaran kita enggak ada soal vaksinisasi ini,” tandas Mahdi. RUl

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Pilkada Sumbawa 2020 Demokrat Masih Nunggu Husni, Nurdin Perioritas Kedua

MATARAM, DS- DPD Partai Demokrat NTB mengaku, terus memantai situasi dan dinamika politik yang terjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: