Rabu , 11 Desember 2019
Home / Politik / Cawali Mataram Kembali ke DPP
Ketua BPD DPP Partai Gerindra H Bambang Kristiono (HBK) didampingi istri Hj. Dian Bambang Kristiono saat bersilaturahmi ke kediaman H. Rachmat Hidayat, minggu malam

Cawali Mataram Kembali ke DPP

MATARAM, DS – Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) DPP Partai Gerindra, H Bambang Kristiono (HBK), mengaku,sepakat apabila persoalan koalisi Pilkada Mataram 2020 bersama PDIP diserahkan ke DPP masing-masing partai.

Menurut Anggota DPR RI dapil NTB itu, konsultasi ke DPP diperlukan lantaran masih ada dinamika di internal partainya. “Yang pasti, kalau saya ingin agar koalisi bersama PDIP ini berlanjut, namun kita juga harus menghormati proses di internal DPC Gerindra yang juga masih berjalan hingga kini,” ujar HBK saat bersilaturahmi ke kediaman Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat, Minggu (1/12) malam.

Kendati dirinya memiliki kuasa mutlak untuk mengatur dan mengawasi jalannya kerja parpol Gerindra di NTB, demokrasi di tubuh kader yang kini berlangsung harus tetap dihargai.

Kata HBK, Partai Gerindra dalam Pilkada Serentak di tujuh kabupaten/kota NTB memilih realistis. Jika ada figur diluar parpol yang elektabilitasnya jauh mengungguli kader Gerindra, maka pihaknya akan pasti memberikan dukungan pada figur tersebut.

Sebaliknya, strategi Gerindra adalah akan memasangkan figur yang punya elektabilitas tinggi tersebut dengan kader Gerindra sebagai calon wakilnya. “Dari tujuh daerah, jika Gerindra dapat empat saja, saya kira itu sudah luar biasa. Makanya, komunikasi politik tetap jalan dan kita lakukan seintensif mungkin. Seperti malam ini dengan Pak H. Rachmat selaku senior saya,” jelas HBK.

Kata dia, di Pilkada Serentak NTB, Partai Gerindra terbuka bagi koalisi dan figur manapun karena prinsip komunikasi yang dijalankan bersifat cair.

HBK menegaskan semua proses dan dinamika komunikasi yang dilakukannya termasuk dengan koalisi bersama tiga parpol seperti PDIP, Gerindra dan PKS akan dilaporkannya ke DPP Partai Gerindra.

“Pertemuan malam ini juga bagian saya melaporkan kondisi kerja saya pada kader Gerindra. Yang pasti hanya di Kota Mataram yang masih berdinamika. Kalau daerah lainnya, kita sepakat dengan pak Gubernur dan Pak Rachmat. Saya ini nothing to lose, bagi saya pertemanan itu yang utama dan pak Rachmat adalah senior politik yang wajib kita hormati secara bersama-sama,” tegas dia.

Ketua DPD PDIP NTB, H. Rachmat Hidayat, merespon langkah maju HBK yang sudah mengkomunikasikan rencana koalisi tiga parpol dengan para kader Gerindra.

“Yang pasti, apapun hasil dari komunikasi mas Bambang akan saya sampaikan ke DPP. Bagi saya, mas Bambang ini orangnya komitmen dan apa adanya. Sehingga, hasil yang ada akan kita sampikan ke DPP masing-masing,” ujar Rachmat.

Dalam pertemuan yang diakhiri makan malam bersama itu, HBK yang datang ditemani sang istri Hj. Dian Bambang Kristiono menyepakati bersama Rachmat Hidayat apapun keputusan DPP akan dijalankan dengan baik, serta diamankan secara bersama-sama untuk kemaslahatan masyarakat NTB.

“Saya optimis, kedekatan antara Bu Mega dan Pak Prabowo selaku Ketua Umum Gerindra akan membuahkan hasil terbaik bagi rakyat NTB,” tandas HBK dan diamini oleh H. Rachmat Hidayat. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Sosialiasasi 4 Pilar di Loteng Rachmat : Gotong-Royong sebagai Nafas Pancasila Harus Diimplikasikan

LOTENG, DS – Anggota MPR RI, H. Rachmat Hidayat, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: