Selasa , 31 Maret 2020
Home / Politik / Beredar Hoaks Virus Corona di NTB
Ahsanul Khalik

Beredar Hoaks Virus Corona di NTB

MATARAM, DS – Pemprov NTB mendeteksi ada tiga jenis hoaks tentang virus Corona yang terjadi pada Senin (16/3). Dua jenis hoaks yang kini beredar di masyaraka NTB diantaranya di kawasan Gili Trawangan KLU telah ada eksedus WNA di Gili Trawangan ke luar dari wilayah itu.

“Selanjutnya, isu hoaks lainnya yakni, Bandara Internasional Lombok (BIL) diisukan akan ditutup. Dua isu hoaks itu enggak benar,” ujar Kepala BPBD NTB, H. Ahsanul Khalik, menjawab wartawan dalam siaran tertulisnya, Senin (16/3).

Menurut dia, satu isu hoaks terbaru yang diperolahnya terkait indikasi harga pelayanan travel dinaikkan menjadi Rp 500 ribu untuk sekali angkut dari Pelabuhan Bangsal di KLU menuju ke Bandara Internasional Lombok (BIL) sehingga terjadi keberatan WNA.

Ahsanul mengimbau masyarakat cerdas dalam menggunakan media sosial saat merespon soal virus corona. Saat ini, kata dia, Pemprov menyebarnya hoaks tentang virus corona lebih cepat daripada penyebaran virus itu sendiri. Lantaran itu, ia meminta publik tidak asal menyebarkan informasi tentang virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut.

“Kami sudah meminta Kadis Pariwisata NTB agar melakukan sosialisasi dan pelurusan informasi mengantisipasi hal-hal yang menimbulkan situasi tidak kondusif di Tiga Gili di KLU itu,” kata Ahsanul seraya meminta agar masyarakat tidak terlampau panik menanggapi status global pandemi corona. Ia juga mengingatkan warga tidak menyebarkan isu-isu yang meresahkan.

“Jangan panik, tidak perlu panic buying. Diingatkan juga jangan menyebar berita hoaks soal Covid-19 di NTB, karena dipastikan sampai saat ini masih nihil suspect, apalagi positif. Dinkes dan rumah sakit rujukan semua sudah siap,” tandas Ahsanul Khalik. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Pilkada Sumbawa 2020 Demokrat Masih Nunggu Husni, Nurdin Perioritas Kedua

MATARAM, DS- DPD Partai Demokrat NTB mengaku, terus memantai situasi dan dinamika politik yang terjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: