Minggu , 22 September 2019
Home / Politik / Akankah Ahsanul Khalik Dampingi Selly?
Selly dan Ahsanul Khalik

Akankah Ahsanul Khalik Dampingi Selly?

 

MATARAM, DS –  Pesona Kadis Perdagangan NTB Hj. Putu Selly Andayani yang kini digadang-gadang akan bertarung dalam pemilihan Wali Kota Mataram tahun 2020, terus menjadi perhatian publik.  Setelah sejumlah ulama NU NTB menghendaki Selly menggandeng Husein Hizam. Kini, muncul keinginan masyarakat agar istri anggota DPR RI itu menggandeng Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahsanul Khalik.

Khalik sendiri merupakan birokrat yang lama berkar di Kota Mataram. Pernah menjadi camat hingga kepala dinas. Dikonfirmasi kabar ini, Khalik belum memberi tanggapan tegas.

“Memikirkan Kota Mataram memang tak bisa serampangan,” kata Khalik menjawab wartawan, Senin (9/9).

Soal kabar dirinya akan berpasangan dengan Selly, ia menjawab masyarakat Kota Mataram dari pinggiran kota sampai tengah kota, adalah masyarakat yang cerdas dan tentu menginginkan adanya perubahan kota lebih progresif. Lebih maju. Ini butuh peran kuat dari pemerintah.

“Saya pikir masyarakat Kota Mataram sadar betul, perubahan kepemimpinan di kota menjadi kunci Kota Mataram berubah,” ujar Ahsanul.

Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Mataram ini menyebut, pembangunan di Kota Mataram dimulai dengan pembenahan birokrasinya. Disesuaikan dengan kebutuhan Kota Mataram. Butuh birokrasi yang respek dan gesit mendengarkan sendi kebutuhan masyarakatnya.

“Masih ada kemiskinan, keterbelakangan dan kekumuhan di beberapa sudut kota, ini harus dibereskan, ” ucapnya.

Dikatakan, APBD Kota mataram harus dirancang dengan pendekatan penyelesaian masalah. Itu bisa dilakukan dengan birokrasi yag cerdas dan memiliki empaty terhadap segala persoalan kota Mataram. Birokrasi yang total bekerja dan profesional.

“Dimana dengan profesionalitas yang dimiliki maka pemerintahan yang ada bisa mengajak semua pihak untuk membangun Kota Mataram dan mengejar ketinggalan yang ada. Termasuk mencari berbagai peluang yang ada di pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” jelasnya.

Khalik yang belasan tahun menjadi ASN di Kota Mataram menambahkan, wajah Kota Mataram sesungguhnya adalah wajah NTB. Tipe pemimpin yang diinginkan masyarakat kota Mataram, adalah pemimpin yang tidak feodal alias tidak priyayi. Pemimpin yang banyak bekerja dan bukan banyak rencana tanpa ada aksi nyata.

“Mataram dengan karakteristik masyarakat masih ada sifat pedesaan di beberapa lokasi, namun mereka memiliki kemauan gaya perkotaan,” ungkapnya.

“Sebagian besarnya berkarakter kota karena ini adalah kota, maka tipe pemimpin kota Mataram ke depan tentu yang bisa memadukan semua karakter tersebut yang kemudian diformulasikan menjadi kerja berkesinambungan,” sambung Ahsanul menjelaskan. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Prioritaskan Kader Maju di Pilkada Serentak 2020, Demokrat Beri Najmul Keleluasaan di KLU

MATARAM, DS – Partai Demokrat akan mengutamakan mengusung kadernya dalam menyongsong kontestasi Pilkada Serentak tahun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: