Menu

Mode Gelap

Hukum · 20 Agu 2022 15:12 WITA ·

Polisi Tembak Polisi, OKP Cipayung Plus NTB Desak Presiden Copot Kapolri


					Para pengurus OKP Cipayung Plus NTB. Perbesar

Para pengurus OKP Cipayung Plus NTB.

Mataram, DS-Organisasi mahasiswa dan kepemudaan di Daerah NTB angkat bicara terkait kasus yang dihadapi kepolisian saat ini.Mereka mendesak agar Kepala Kepolisian Republik Indonesia (KAPOLRI) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mundur dari jabatannya. Tidak hanya itu, mereka juga mendesak agar Presiden mencopot Kapolri.

Desakan itu disampaikan OKP Cipayung Plus yang terdiri dari KAMMI, IMM, Badko HMI, GMNI, PMII, dan KMHDI. Pernyataan itu disampaikan di Warung Coffee Tuwa Kawa di Jalan Gunung Kerinci, Kota Mataram, Jumat (19/8/2022).

Desakan itu berawal dari kasus pembunuhan terhadap anggota kepolisian berpangkat Brigadir yang diduga otak pembunuhan dilakukan oleh atasannya Kepala Divisi Propam Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Koordinator Cipayung Plus, Rahmat, menyampaikan kasus tersebut telah mencoreng nama baik institusi Polri.

“Saya meminta bapak Presiden agar mengevaluasi kinerja Kapolri dan bila perlu dicopot dari jabatannya,” sebut Ketua Badko HMI Nusra, Rahmat, saat dimintai keterangan usai menggelar jumpa Pers.

Menurutg Rahmat, Polri adalah instrumen penegakan demokrasi dan hukum sehingga melihat peristiwa yang terjadi saat ini, sangat tidak mencerminkan jargon Polri Prisisi.

“Dimana Prisisinya? Kasus penembakan yang dilakukan oleh Kepala Propam Polri yang dari awal telah disekenariokan dibuat seolah-olah telah terjadi penembakan, tapi faktanya tidak demikian. Ini Kebohongan dan ini adalah tindakan mafia yang dilakukan jajaran Polri,”tegasnya seraya menambahkan bahwa Propam yang seharusnya sebagai benteng untuk mencari keadilan, malah jadi bagian pembunuhan dan menskenariokan peristiwa perbuatan pidana terhadap anggotanya sendiri.

Ketua GMNI NTB Al Mukmin Bentika menyampaikan agar Kapolri mundur dari jabatannya. Sementara, Ketua KAMMI NTB, Amri, menyesalkan peristiwa kebohongan yang dibuat oleh petinggi Polri. “Ini kan kejahatan hukum yang dibuat oleh aparat penegak hukum,” ujarnya seraya mendesak bahwa momentum ini adalah pintu bagi internal kepolisian agar instrospeksi diri dan reformasi Polri.

Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) NTB, Ari Suputra, mengatakan pihaknya melihat kasus kasus penembakan Brigadir J sampai tak kunjung usai. Sehingga, kasus itu menghasilkan asumsi liar di tengah masyarakat.

“Polri Presisi merupakan singkatan dari prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan membuat pelayanan lebih terintegrasi, modern, mudah, dan cepat. Sikap ini adalah yang diinginkan untuk menuntaskan permasalahan di masyarakat oleh aparat penegak hukum, harus dibuka setarang-terangnya agar publik tahu kronologis sebenarnya,” urainya.

Muhammad Anhar, Ketua IMM NTB, menyatakan upaya merubah image Polri yang dulu menyeramkan dan arogan menjadi humanis sudah mulai terlihat dengan hadirnya jargon Presisi dan seluruh program pendukungnya. Cipayung Plus menilai dengan berlarutnya polemik kasus Brigadir J akan menggerus kembali kepercayaan publik kepada institusi Korps Bhayangkara.

“Kini upaya perbaikan itu mulai tergerus kembali, masyarakat pun mulai pupus dengan ditampilkannya di hadapan publik setiap hari terhadap kasus penembakan Brigadir J yang tak kunjung usai dengan melibatkan oknum pejabat tinggi di Polri.” kata Anhar. “Saya sangat menyayangkan hal tersebut bisa terjadi, seharusnya polisi menjaga ketertiban malah menjadi biang kegaduhan di masyarakat,” tambahnya.

Mewakili Ketua Umum PMII NTB, Muhammad Fauzan, berharap Polri lebih transparan ditengah tersebarnya struktur kaisar Sambo.

“Presiden harus turun tangan untuk membuat terang kasus ini, apalagi Polri adalah dibawah naungan langsung dari pak presiden. Yah bila perlu bentuk satgas independen dari presiden langsung,” harapnya.md

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPD IMM NTB Kecam Tindakan Represif terhadap Kader IMM NTB

9 September 2022 - 15:52 WITA

Sebanyak 41 Tersangka Kasus Perjudian Diamankan Polda NTB

26 Agustus 2022 - 10:18 WITA

Bongkar Sindikat Narkoba, 13 Tersangka Diamankan Bersama Kiloan Sabu dan Ganja

20 Agustus 2022 - 07:20 WITA

Satu dari Empat Terduga Pelaku Pencurian di Pagesangan Tertangkap Tim Opsnal Polsek Pagutan

18 Juli 2022 - 16:31 WITA

Razia di Ruang Tahanan, Benda Ini yang Ditemukan Polisi

17 Juli 2022 - 19:06 WITA

Polda NTB akan Dalami Kasus Pencabulan yang Dilaporkan Sejumlah Mahasiswi

1 Juli 2022 - 12:36 WITA

Trending di Hukum