BSK Samawa

Polisi Grebek Salon yang Diduga Tempat Spa Plus-plus

Simulasi adegan di lokasi yang dilakukan polisi dan melibatkan terduga pelaku. mad

Mataram-DS. Diduga sebagai tempat melakukan bisnis prostitusi, sebuah salon yang terletak di Wilayah Cakranegara, Kota Mataram, digerbek tim Reskrim Polsek Sandubaya dan Unit TPPO Polresta Mataram pada Senin, (04/04/2022).

Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa SIK, didampingi Wakasat Reskrim, Iptu I Nyoman Mahardika SH, dan Kapolsek Sandubaya, Kompol Moh Nasrullah, SIK, usai melakukan simulasi ulang adegan di lokasi, Selasa (05/04), mengatakan bahwa atas informasi dari masyarakat kegiatan penggerbekan salah satu salon di Cakranegara ini dilaksanakan Sat Reskrim Polresta dan Polsek Sandubaya.

Pelaku yang diamankan saat kedapatan di dalam sebuah bilik skat tersebut, kata Kadek, adalah ENS, 29 tahun, perempuan, beralamat Mataram dan GAS , pria 20 tahun yang juga beralamat di Mataram. Keduanya ditemukan dalam keadaan telanjang. Namun, menurut keterangan terduga mereka belum melakukan hubungan badan.

“Memang mereka tidak ditemukan saat melakukan hubungan badan, namun kami menemukan dalam keadaan telanjang,” jelas Kadek.

Untuk melengkapi berkas kasus, tim mengamankan alat komunikasi kedua terduga serta alat komunikasi pemilik salon serta pekerja yang diamankan saat itu, satu buah kondom bekas, serta uang tunai 400 ribu rupiah.

Menurut Kadek, kedua terduga diamankan beserta barang bukti, serta pekerja dan pemilik salon untuk dilakukan introgasi terhadap kasus yang diduga Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Sementara ini kami akan mengumpulkan keterangan dari terduga maupun keempat orang yang diamankan untuk mengetahui secara mendalam terkait dugaan tindak pidananya,” ungkapnya Kadek.

Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan sementara, mereka menjalankan aksinya melalui sebuah aplikasi Mechat. Melalui aplikasi ini kedua terduga bertransaksi untuk sepakat melakukan hubungan badan dengan bayaran 400 ribu rupiah.

“Dari keterangan terduga (perempuan), hasil transaksi tersebut akan disetor 200 ribu rupiah ke pemilik salon. Menurutnya, pemilik salon juga sering menawarkan pada tamu untuk melakukan Spa plus-plus,” terang Kadek. mad

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.