Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pokdarwis Desa Toya Kelola Potensi Kearifan Lokal

40

Pemandian Loang Gali, salah satu potensi andalan Desa Toya

SELONG, DS : Pokdarwis Desa Toya memrogramkan potensi yang dimilikinya. Beberapa potensii keariffan lokal tersebut mengandung nilai kepesonaan mewakili SDA, SDM, peningkatan kapasitas dan pemberdayaan fisik maupun non fisik. Kejelian analisis sosial ekonomis telah menggaris bawahi beberapa hal yang menyentuh kepentingan baik bagi Desa Toya maupun masyarakatnya seperti SDM maju, terbukanya lapangan pekerjaan, dan peningkatan perekonomian.

Ditemui awak media ini, Ansori, S.Pd.I., Wakil Ketua Pokdarwis Toya, Ahad (25/07/2021), menyampaikan beberapa potensi andalan sebagai pilot project strategis dalam ikut membangun Desa Toya lewat pengembangan dunia kepariwisataan. “”Kita memiliki potensi, diantaranya ada mata air yang banyak, air terjun, kuliner, seni budaya dan kerajinan lainnya,” kata alumni Ponpes Nurul Hakim Kediri Lobar ini.

Sejumlah potensi yang dimaksud seperti Loang Gali, Air Terjun Otak Kokok, Aik Bakang, Aik Bakong, Mualan Rengget, Krepek Buah, Jamu Akar Rinjani, Cecenge, celorot, ares kedebong, sumping, dan kuliner lainnya (basah maupun kering) baik tradisional maupun inovasi yang kaya varians.

Hal tersebutlah yang dilirik oleh Pokdarwis Desa Toya dan sejatinya menjadi suatu keniscayaan dikelola dengan semangat kearifan lokal oleh- dari-untuk masyarakat. Ansori kemudian memaparkan program dan sejumlah pandangan kedepan master plan dari Pokdarwis Desa Toya yang siap dikelola desa lewat BUMDes dan Pokdarwis Desa Toya.

Dikatakannya, secara garis besar produk unggulan yang dikelola nanti menyasar bidang wisata air (Loang Gali, Aik Bakang, Aik Bakong), kuliner (jamu akar Rinjani, Krepek Buah, menu khas kue tradisional). Sementara untuk lingkungan ada pembibitan (buah dan tanaman penghijauan) dan ada juga penyewaan/penjualan peralatean Camping (dikelola oleh salah seorang yang memang cinta lingkungan).

“Insya Allah, kami dari Pokdarwis dengan dukungan Pemerinteah Desa dan melibatkan potensi masyarakat, Desa Toya dan masyarakatnya akan mrnjadi desa dan masyarakat yang makmur, adil, dan sejahtera,”‘ papar Ansori.

Sementara itu, Haji Syawal, SP., Ketua BUMDES Toya, mengatakan, karya-karya masyarakat dimaksud ditampung oleh BUMDes Mart Toya. Kata dia, BUMDes dan Pokdarwis Toya siap mendirikan lapak-lapak untuk aktivitas masyarakat berjualan. “Masyarakat akan berjualan di lapak-lapak tersebut, tak perlu nyewa nanti kita bagi hasil,” cetusnya sembari menambahkan bahwa, keberadaan Destinasi Wisata Desa Toya akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat. “Setiap ada Destinasi Wisata sangatlah berarti Lapak-lapak berjualan, parkiran, dan itu mengarah kepada terbukanya lapangan kerja dan peningkatan perekonomian masyarakat,” imbuh alumni Fakultas Pertanian Universitas Gunung Rinjani (UGR) ini (Kus).

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.