Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pilkada Lobar 2018 Golkar NTB : Tak Benar Ada SK Fauzan-Sumiatun dari DPP

0 13

MATARAM, DS – DPD I Partai Golkar NTB  memastikan rekomendasi pengusungan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dalam kontestasi Pilkada Lobar 2018 akan serupa dengan SK pencalonan HM. Suhaili FT selaku Bakal Calon Gubernur (Bacagub) tunggal Partai Golkar.

Sesuai aturan partai, jika suara Partai Golkar belum mencukupi mengusung pasangan calon kepala daerah sendiri sesuai persyaratan minimal jumlah kursi yang telah ditentukan oleh KPU, maka DPP akan mengeluarkan rekomendasi pada calon kepala daerahnya.

“Sehingga, terlalu pintar orang yang melontarkan pernyataan sudah ada rekomendasi final pasangan calon (Paslon) tertentu di Pilkada Lobar 2018 oleh DPP Golkar. Sekali lagi, informasi itu menyesatkan,” tegas Wakil Ketua DPD Golkar bidang Kominfo, Chris Parangan menjawab wartawan, Rabu (2/8).

Menurutnya, raihan suara Golkar di DPRD Lobar yang hanya memiliki enam kursi masih butuh tambahan tiga kursi lagi untuk dapat mengusung paslon sendiri. Oleh karena itu, jika merujuk fakta hasil Pemilu lalu, maka wajib hukumnya DPP Golkar akan mengeluarkan rekomendasi mendukung calon bupatinya selaku Bacabup tunggal.

“Nanti, kalau soal pasangan dan parpol koalisinya itu adalah kewajiban Bacabup yang memperoleh mandat dan rekomendasi melakukan komunikasi mencari tambahan kursinya. Ini sama kayak diktum di konsideran mandat SK rekomendasi Pak Suhaili sebagai Bacagub Golkar di Pilgub NTB,” ujar Chris.

Terkait kabar yang menyebutkan jika calon petahana Fauzan Khalid dan Hj.Sumiatun telah memperoleh mandat DPP Golkar sebagai Paslon Cabup dan Cawabup Lobar 2018. Chris menegaskan kabar itu tidak dapat dipastikan kebenarannya.  Mengingat, ada mekanisme lanjutan pasca SK turun untuk Cabup tunggal guna dilakukan survei oleh lembaga survei nasional yang ditunjuk oleh DPP.

“Jadi, janganlah mimpi bohong di siang bolong. Kamilah yang tahu mekanisme di internal parpol kami. Sekali lagi, tolong jangan membuat isu yang menyesatkan, sehingga membuat opini yang tidak baik tentang Partai Golkar yang kini masih melakukan proses internal dari pusat hingga daerah dalam konstestasi Pilkada secara Nasional kali ini,” tandas Chris.

Diketahui, dalam rapat pleno DPD I Golkar NTB telah diputuskan empat finalis Bacabup Lobar yang diajukan Tim Pilkada Golkar NTB ke DPP, yakni, HM. Izzul Islam (HMI), Nauvar Farinduan, HL. Sajim Sastrawan dan petahana Fauzan Khalid.

Terpisah, Sekretaris DPD Golkar NTB Hj. Baiq Isvie Rupaedah MH membantah jika dalam rapat Tim Pilkada Nasional yang dipimpin Wakil Ketua DPP Nurdin Halid pada Selasa (1/8) di Jakarta lalu, telah final  untuk paslon Fauzan Khalid dan Sumiatun.

“Yang final baru rekomendasi untuk Pilkada Kota Bima untuk pak HM. Lutfi selaku Bakal Calon Walikota Bima, sementara di Pilkada Lobar dan Lombok Timur masih akan berproses ke tahap berikutnya. Tentunya, DPP akan melakukan kajian atas laporan Tim Pilkada DPD Golkar NTB,” pungkasnya. fahrul

Leave A Reply