Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pertama Kali NTB Raih Penghargaan SAKIP Award 2019 Kategori BB dari Menpan-RB

0 13

DENPASAR, DS – Pemprov NTB bersama tiga Pemerintah Provinsi lainnya masing-masing Pemprov Bali, DKI Jakarta dan Kalimantan Utara meraih predikat BB dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2019. Raihan yang diperoleh Pemprov NTB kali ini merupakan yang pertama kali diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB).

Lompatan predikat ini dinilai luar biasa. Sebab, pada tahun 2014- 2015 lalu, pemprov NTB hanya meraih predikat CC. Sedangkan, pada tahun 2016-2018 Provinsi NTB hanya meraih predikat B.

Penghargaan yang diserahkan oleh Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Muhammad Yusuf Ateh, mewakili Menpan dan RB pada Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menjadi bukti komitmen Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah untuk terus berikhtiar meningkatkan kinerja birokrasi, khususnya dalam pengawasan anggaran agar benar-benar efektif, efisien dan memberikan dampak besar bagi masyarakat NTB.

Penyerahan penghargaan dilakukan saat Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota Wilayah II, di Denpasar, Provinsi Bali, Senin (27/1).

Dalam siaran tertulis yang diterima wartawan, terungkap jika penghargaan dengan predikat BB lantaran NTB dinilai mampu melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran yang efektif yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Selain itu NTB juga dinilai berhasil dalam penggunaan aplikasi e-budgeting untuk penggunaan anggaran, serta pelaporan dan pertanggungjawabannya.

“Yang utama, penggunaan e-kinerja berbasis Balanced Score Card (BSC) untuk melakukan evaluasi kinerja birokrasi di lingkup pemprov NTB juga telah terbukti berhasil mendongkrak kinerja ASN lingkup pemprov NTB saat ini,” ujar Gubernur Zulkieflimansyah dalam pesan tertulisnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur bersama Deputi juga menyerahkan langsung hasil evaluasi SAKIP kepada kabupaten/kota se-NTB. Diketahui, Pemkab Lombok Timur dan Lombok Tengah meraih predikat CC, sedangkan yang lainnya meraih predikat B.

Gubernur NTB bersama jajaran OPD, khususnya Bappeda, Inspektorat dan Biro Organisasi, bertekat untuk terus meningkatkan kinerja, agar pada SAKIP tahun 2020 NTB meraih predikat A. Hal ini tentunya dengan terus meningkatkan sinergi dan kekompakan serta melakukan terobosan-terobosan dalam peningkatkan kinerja birokrasi di Provinsi NTB.

Sementara itu, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, melalui implementasi SAKIP, paradigma kinerja pemerintah telah mengalami perubahan.
Menurut dia, paradigma itu tidak lagi sekadar pelaksanaan program kegiatan yang dianggarkan tetapi melakukan kegiatan dan program dengan cara yang paling efektif, efisien dan berdampak langsung kepada masyarakat.

“Penggunaan anggaran dapat dipastikan mendukung pencapaian tujuan pembangunan dalam skala prioritas,” kata Yusuf.

Kemenpan dan RB berkomitmen untuk terus memberikan bimbingan untuk peningkatan kinerja kepada sebanyak 82 Kementerian Lembaga dengan 418 unit kerja, sebanyak 34 Provinsi dengan 1.027 OPD dan 518 Kabupaten/kota dengan 20.756 OPD agar mampu meningkatkan predikat SAKIP dari tahun ke tahun.

“Kemenpan RB berharap Kementerian Lembaga, Provinsi dan Kabupaten/kota terus meningkatkan SAKIP-nya untuk dapat melakukan efisiensi anggaran, tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat,” jelas Muhammad Yusuf Ateh.

Turut mendampingi Gubernur NTB dalam penyerahan penghargaan itu. Yakni, Inspektur Inspektorat NTB, Ibnu Salim, Kepala Biro Humas dan Protokol, Najamuddin Amy, Kepala Bappeda, Ardi Weda Magma dan Kepala Biro Organisasi, Yusron Hadi. RUL.

Leave A Reply