Berbagi Berita Merangkai Cerita

Penonton WSBK Mandalika Wajib Vaksin Kedua dan Unduh Aplikasi PeduliLindungi

20

FOTO. Ricky Baheramsjah. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Sejumlah aturan telah ditetapkan oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) untuk penonton jelang gelaran WSBK Mandalika 2021, 19-21 November.

Penonton yang membeli tiket secara online wajib melakukan pemindaian aplikasi PeduliLindungi untuk menunjukkan telah melaksanakan dua kali vaksin covid-19 dan memiliki hasil swab antigen (1×24 jam) atau PCR (3×24 jam) negatif covid-19.

Sedangkan, penonton yang membeli tiket di lokasi akan dicek suhu tubuhnya terlebih dahulu dan tetap harus menunjukkan bukti swab antigen/PCR pada aplikasi PeduliLindungi.

Begitu diperbolehkan masuk untuk menyaksikan balapan, penonton wajib duduk di kursi atau tribune penonton yang sesuai dengan kategori tiket yang dibeli. Penonton pun tidak boleh masuk ke area-area yang dibatasi atau dilarang aksesnya.

Selain aturan itu, penonton tidak diperkenankan membawa payung, senjata, atau benda berbahaya, drone, tongkat selfie, benda atau cairan yang mudah terbakar, ransel, laser, minuman beralkohol, poster bendera maupun spanduk, hingga terompet.

Penonton juga tidak diperbolehkan mengambil video dari segala penjuru sirkuit dan trek balap. Baik itu menggunakan kamera profesional atau kamera telepon seluler.

Direktur Utama MGPA, Ricky Baheramsjah berhak semua aturan yang dibuat itu bisa diikuti oleh penonton. Ricky pun menyatakan regulasi itu berlaku selama berlangsungnya ajang WSBK dan Asia Talent Cup.

“Regulasi ini berlaku selama event WSBK dan IATC berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Seluruh syarat dan ketentuan ini perlu kami sampaikan semata demi keamanan dan kenyamanan penonton dalam menonton event,” ujar Ricky dalam siaran tertulisnya pada wartawan, Kamis (18/11).

Ia berharap para penonton dapat mengikuti seluruh regulasi yang telah ditetapkan. Hal ini agar pelaksanaan balapan dapat berjalan lancar .

“Yang utama, ini menunjukkan pada dunia bahwa kita adalah tuan rumah yang baik dan mampu menyelenggarakan event balap motor berkelas internasional,” tandas Ricky Baheramsjah. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.