Pengurus PMI Loteng Dilantik, Ridwan Minta Pengurus Fokus Bekerja Kemanusiaan dengan Penuh Hati

FOTO. Ketua PMI NTB Ridwan Hidayat saat menyerahkan bendera kebesaran PMI pada Ketua PMI Loteng periode 2021-2026, HL. Pathul Bahri. (FOTO. RUL/DS)

LOTENG, DS – Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Tengah masa bakti 2021-2026 dilantik oleh Ketua PMI Provinsi NTB, H Ridwan Hidayat. Pada kesempatan itu, Ridwan Hidayat berharap momentum pelantikan ini dijadikan tiang pancang untuk pasang niat bahwa ada beban di pundak berbentuk amanah dari pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan tugas kemanusiaan dengan penuh hati.

“PMI ini lembaga formal yang sudah memiliki kekuatan hukum diatur dalam UU Nomor 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Yang menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya, Jumat (1/4) di Kantor Bupati Loteng.

Ridwan Hidayat berharap kepada Ketua PMI Loteng, H L Pathul Bahri juga Bupati terus memperhatikan keberadaan PMI. Karena, saat bencana gempabumi tahun 2018, gerakan PMI Loteng bergerak cepat. Sehingga PMI pusat memberikan penghargaan kepada PMI Loteng.

“Kami yakin dibawah kepemimpinan Lalu Pathul Bahri, PMI Loteng akan lebih banyak berbuat kemanusiaan. Jaga kekompakan dan kebersamaan, juga kerjasama yang baik agar perhimpunan ini bisa berjalan sesuai harapan masyarakat,” katanya.

Ridwan Hidayat menyarankan supaya terus perbanyak kader kemanusiaan di masa akan datang. Terlebih Loteng Epicentrum bencana, ada gempabumi, kekeringan dan lain sebagainya, sehingga perlu perbanyak kader, agara bisa membantu masyarakat saat musibah bencana terjadi.

“Jika terjadi kekurangan saat pelayanan kemanusiaan, itu sesuatu yang wajar, mari bersama-sama sempurnakan,” ujarnya.

Ridwan Hidayat juga meminta kepada pengurus PMI Loteng supaya menggelar pelatihan jurnalistik, fotografer kepada kader dan relawan supaya apapun jenis kegiatan PMI langsung bisa ditulis kemudian di akses publik.

“Banyak yang telah diperbuat oleh PMI Loteng, namun tidak begitu diketahui. Mudahan kepengurusan yang baru ini terus melakukan pembenahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Loteng, H L Pathul Bahri mengaku, 6 tahun lalu, belum memahami tugas sebagai PMI. Berjalan waktu dan atas bimbingan serta dukungan teman-teman. Ternyata di PMI itu banyak pengalaman, ada rintangan dan hambatan. Namun semua itu merupakan hal biasa.

“Memang mengabdi di PMI betul-betul ibadah, saat bencana gempa tahun 2018, PMI banyak berbuat, hanya syiar yang kurang. Namun lupakan itu, yang terpenting ibadahnya,” tutur Pathul Bahri.

Pathul Bahri menambahkan, bencana gempabumi 2018 itu, PMI Loteng ratusan terpal, seng, tenda dan lainnya. Begitu juga ketika kekeringan, jutaan kubikasi air kebutuhan masyarakat telah disalurkan. Namun, kurang dipublikasi. “Mudahan kedepan, dengan adanya bidang humas dan informasi, kegiatan PMI bisa tersampaikan ke publik. Semoga PMI Loteng semakin bersinar dan maju,” tandasnya.

Adapun Dewan Kehormatan itu yakni, Lalu Firman Wijaya (Ketua), sedangkan Anggota, M Tauhid, Lalu Ramdan, Lalu Sarjana, Maarif Abdul Majid, H Mutawali, Lalu Setiawan, Lalu Moh Saleh.

Kemudian Pengurus, H Lalu Pathul Bahri (Ketua), Hasan Masat (Wakil Ketua), H Lalu Idham Halid (Ketua Bidang Organisasi), Lalu Bisri Samsuri (Ketua Bidang Penanggulangan Bencana), dr Mamang Bagiansah (Ketua Bidang Yankes dan Sosial), dr H Basirun (Ketua Bidang Pelayanan Darah), Syafrudin (Ketua Bidang Anggota dan Relawan), Moh Syafei (Ketua Bidang Diklat PSD dan Keamanan), Suparman (Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi), H Sumum (Sekretaris), Baiq Dewi Ratni (Bendahara), Husnan (Bidang Organisasi), Lalu Sukardi Winangun (Bidang Prasarana dan PB), Lalu Putra Adi Prayitna (Bidang Diklat PSD dan Kemitraan) dan Bidang Kesehatan, Sosial dan UDD yakni dr Yudha Permana. RUL

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.