Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pengunjung Padati Bazar Buku Islami

0 14

MATARAM, DS – Pengunjung terus memadati arena bazar buku Islami Pesona Khazanah Ramadhan 2017 di Ballroom Masjid Hubbul Wathan, komplek Islamic Centre (IC) NTB, hingga hari kesebelas sejak digelar pada Jumat (26/5) lalu.

GM Marketing Republika Penerbit, Awod Said mengatakan, ratusan pengunjung rela mengantre panjang sejak sebelum pintu tempat pemeran dibuka pukul 10.00 Wita, yang datang secara rombongan maupun perorangan.

“Banyak dari pengunjung itu rombongan anak-anak sekolah dan pesantren yang terlihat dari pakaian seragam yang dipakai atau jaket almamater sekolah mereka,” ungkapnya menjawab wartawan, Selasa (6/6).

Menurutnya, para pengunjung yang datang tidak saja berasal dari wilayah Pulau Lombok namun, ada diantara mereka yang berasal dari Pulau Sumbawa dan daerah di luar NTB. Menariknya, buku agama dengan harga terjangkau menjadi buku paling diminati di bazar buku Islami kali ini. Apalagi, buku agama itu dijual dengan harga diskon.

Selain buku agama, Republika Penerbit menjagokan buku-buku karya Habiburrahman El Shirazy dan Tere Liye.“Habiburrahman El Shirazy dijadwalkan akan membedah novel terbarunya Bidadari Bermata Bening. Sementara bedah buku Tere Liye masih belum dipastikan. Yang pasti, karena Habiburrahman akan membedah novel terbarunya. Kami akan menyiapkan 1.000 eksemplar ke pengunjung,” kata Awod.
Salah seorang pengunjung, Faris asal Lombok Tengah mengaku, kedatangannya bersama keluarga kali ini, tidak lain karena harga buku islami yang ditawarkan dirasa sangat murah. “Ini sangat membantu kami dan keluarga dalam mengkhusukkan ibadah Ramadhan tahun ini,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Lalu MuhamadFaozal mengatakan, kegiatan bazar buku Islami Pesona Khazanah Ramadhan 2017 kali ini, diharapkan bisa menstimulus peningkatan budaya baca masyarakat Mataram, terutama anak muda.

”Sekarang ini, para generasi kita malah tidak semuanya bijak memilih buku dan gemar membaca. Dengan media digital dan media sosial, buku jadi urutan ke sekian untuk dibaca,” tegasFaozal.
Menurutnya, bagi anak muda saat ini, lebih penting membawa alat komunikasi dan gawai ketimbang buku. ”Pandangan mereka, lebih keren nenteng gawai dibanding buku. Maka harus distimulus,” ujar Faozal.

Diketahui, bazar buku Islami Pesona Khazanah Ramadhan berlangsung sejak 26 Mei hingga 25 Juni 2017 di Ballroom Masjid Hubbul Wathan. Aneka buku dari beragam penerbit turut memeriahkan bazar mulai dari buku anak, buka agama, novel, dan buku-buku referensi.fahrul

Leave A Reply