Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pengamanan RI-Timor Leste, Gubernur NTB Lepas 400 Prajurit TNI

308

Gubernur NTB ketika melepas 400 Prajurit TNI Pengamanan RI-Timor Leste

MATARAM,DS-Sebanyak 400 prajurit Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha dikirim untuk melaksanakan operasi pengamanan perbatasan di sektor bagian Timur perbatasan wilayah Republik Indonesia dengan negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) selama tahun 2021.

Keberangkatan ratusan prajurit TNI itu dilepas oleh Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah bersama Komandan Korem (Danrem) 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dan Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Jumat (26/02/21) menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Amboina.

Dalam arahannya, Gubernur NTB yang akrab disapa Doktor Zul mengungkapkan bahwa tugas menjaga perbatasan negara kesatuan Republik Indonesia merupakan misi mulia demi menjaga keamanan wilayah negara kesatuan Indonesia, demi utuh dan tegaknya kedaulatan bangsa.

“Mewakili seluruh masyarakat NTB, saya menyampaikan apresiasi dan memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada para prajurit TNI yang akan mengabdikan diri dalam tugas mulia ini,” ungkap Doktor Zul.

Oleh karena itu, Dr. Zul menyampaikan harapan agar tanggung jawab besar ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dengan penuh ketulusan, keikhlasan dan dedikasi yang tinggi. Mantapkan langkah menuju medan pengabdian, karena di pundak TNI kedaulatan bangsa dan negara dapat berdiri tegak.

“Pesan saya, pegang teguh Sapta Marga dan sumpah prajurit serta jaga nama baik TNI,” pinta Doktor Zul. Akhirnya, kepada satgas Pamtas RI-RDTL Batalyon Infantri 742/ Satrya Wira Yudha, saya ucapkan selamat jalan dan selamat bertugas,” harap gubernur.

Sebelumnya, Sebanyak 400 Prajurit Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha telah menggelar tes kesegaran jasmani di lapangan Trisula Yonif 742/SWY Gebang Mataram sebagai persyaratan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL pada Jumat (11/12) pekan lalu.

Komandan Yonif 742/SWY, Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, mengatakan Yonif 742/SWY yang ia pimpin akan melaksanakan operasi Pamtas di sektor bagian timur perbatasan wilayah RI dengan negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) sehingga harus memiliki fisik yang prima dan mental baja.

“Insyaa Allah sebanyak 400 orang personel Yonif 742 siap mengamankan wilayah perbatasan tahun 2021,” ujarnya. manikp

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.