Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pengajuan Dua Bank Pencairan Bantuan Dana Stimulan Disetujui Pusat, Bupati: BRI Kewalahan

0 11

KLU, DS-Pencairan dana bantuan stimulan untuk pembangunan rumah warga korban gempa dinilai lambat. BRI sebagai mitra pemerintah cukup kewalahan menangani proses pencairan. Karena itu Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah mengajukan permohonan penambahan jumlah bank untuk percepatan proses pencairan.

“Alhamdulillah kami sudah mengajukan ke BNPB terkait penyederhanaan persoalan teknis yang kita rasakan selama ini. Salahsatunya menambah jumlah bank mitra untuk percairan dana bantuan,”ungkap bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar Jumat (22/3).

Dikatakannya, penambahan jumlah bank merupakan hasil rapat di Pusat yang disepakati dan menjadi sebuah keputusan. Rapat teknis  itu langsung ditindaklanjuti oleh BNPB.

“Jadi ada dua bank lagi nantinya, tidak hanya BRI melainkan BNI dan Mandiri. Alhamdulillah itu disetujui,”ujarnya.

Terkait persoalan penyederhanaan proses seperti validasi dilakukan oleh kabupaten namun diputuskan oleh provinsi. “Akan di pangkas sekarang ini, karena alasan terlalu panjang prosesnya. Namun sekarang validasi cukup di kabupaten saja dan diputuskan langsung sehingga birokrasi itu kita potong dan hanya melaporkan hasilnya ke provinsi,” paparnya.

Menurutnya, ada birokrasi yang panjang dari aspek pelayanan. Ketika masyarakat mulai melakukan pembangunan serta merta harus terhenti lantaran dana tahapan berikuttnya belum dikeluarkan. Karena terlalu lambat, Pokmas harus menunggu dana selanjutnya. “Itu terjadi di Sumbawa dan ketika rumah sudah jadi 50 persen harus distop dulu karena dana tahapan Selanjtnya belum cair,”paparnya.

Najmul menegaskan masyarakat membutuhkan dana itu karena pasti terpakai. “Saya sudah tugaskan Sekda untuk berkoordinasi dengan dua bank yang dimaksud. Karena masih ada masyarakat yang belum menerima itu agar masuk melalui dua bank itu,”tandasnya. man

Leave A Reply