Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pengabdian Pada Masyarakat Lombok Timur Jadi Motivasi Bupati Sembuh dari Covid-19

24

Bupati Lotim, Sukiman Azmy

SELONG, DS – Beban tugas dan janji kepada masyarakat menjadi motivasi Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy untuk sembuh dari Covid-19. Hal ini dikatakannya saat menggelar konferensi pers, Rabu (07/10/2020), melalui aplikasi Zoom.

“Begitu banyak janji, ikrar, program, yang harus dikawal untuk masyarakat Lombok Timur. Sehingga saya bertekad untuk harus bisa melawan dan harus sembuh, agar bisa kembali melaksanakan tugas sebagai Bupati Lombok Timur,” ucapnya.

Setelah dinyatakan terjangkit Covid-19 beberapa waktu lalu, Bupati kemudian mendapatkan perawatan intensif di ruang isolasi RSUD dr. R Soedjono Selong. Meskipun sebenarnya dokter menyarankan rujukan ke RSUP Mataram untuk perawatan Bupati.

“Saya putuskan untuk menolak dirujuk. Karena keinginan untuk dirawat oleh rekan sejawat. Lagipula, RSUP Mataram dan RSUD Selong sama-sama type B. Jadi apa bedanya,” kata Sukiman.

Bupati pun bercerita tentang pengalamannya saat melawan serangan virus Corona yang bersarang di tubuhnya. Dikatakannya bahwa pernafasan menjadi yang paling diserang oleh virus ini. Sehingga untuk bernafas harus dibantu dengan penggunaan oksigen.

“Yang paling saya rasakan itu adalah nafas. Sepertinya nafas itu tinggal 60%. Bahkan kurang. Sehingga nafasnya tersengal-sengal.
Badan panas, tenggorokan terasa sangat kering, kepala pusing, dan perut mual. Itu yang paling saya rasakan,” tuturnya.

Untuk mengatasi keluhan-keluhan tersebut, berbagai obat-obatan medis diberikan oleh tim medis. Serta mengkonsumi berbagai ramuan tradisional untuk menguatkan imunitas Bupati dalam melawan serangan virus Corona.

Minyak kayu putih salah satu yang dianjurkannya untuk dibalurkan pada masker, agar aroma kayu putih dapat masuk ke saluran pernafasan. Karena selama mendapat perawatan, Bupati dibaluri seluruh tubuhnya dengan kayu putih dan pada masker yang digunakan. Bahkan minyak kayu putih tersebut juga diminumnya.

“Obat-obatan tradisional yang diberikan kepada saya, ada minyak kayu putih yang dibalurkan ke seluruh tubuh. Dihirup, bahkan diminum,” kisahnya.

Selain itu, Bupati juga diharuskan mengkonsumi jus kurma. Serta perasan jeruk lemon yang diminum setiap pagi, siang, sore, dan malam hari. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.