Berbagi Berita Merangkai Cerita

Penerimaan APBD Lombok Timur Turun Hingga 10 Persen

11

M. Azlan

SELONG, DS – Penerimaan APBD Lombok Timur pada triwulan pertama ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Hal ini dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lotim, M. Azlan saat dijumpai Kamis (08/04).

Hingga 30 Maret, penerimaan Lombok Timur baru mencapai Rp 41 Miliar. Atau presentase penerimaan masih sebesar 10,14% dari target Rp 411 miliar yang ditetapkan.

“Posisi per 30 Maret, triwulan pertama ini tercapai 10,14%. Target APBD penerimaan yang diberikan kepada pemerintah daerah, itu sebesar Rp.411,7 miliar,” terangnya.

Ia pun mengakui penerimaan ini masih sangat rendah. Seharusnya penerimaan diatas 20% jika mengacu pada target yang dibebankan dalam APBD.

“Kalau kita hitung rata-rata minimal diatas 20%. Pandemi ini masih jadi kendala terbesar,” kata dia.

Namun untuk OPD yang dipimpinnya, Azlan menyebutkan ada peningkatan penerimaan pada pos-pos tertentu. Diantaranya melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

PBB tahun 2020 lalu di bulan maret terealisasi sebesar Rp.972 miliar, menjadi Rp.1,4 miliar di tahun 2021. “Yang cukup fenomenal adalah BPHTB, tahun lalu 1,4 miliar sekarang 2,1 miliar,” rincinya.

Sedangkan yang mengalami penurunan pada pos Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Tahun lalu sebesar Rp.1,2, sekarang sudah tercapai Rp.1,8 miliar. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.