Berbagi Berita Merangkai Cerita

Penduduk Pulau Terpadat di Dunia Disumbangi Puluhan Hewan Qurban Sang Jenderal

84

MATARAM, DS – Pulau Bungin merupakan sebuah pulau terpencil yang terletak di lepas Laut Bali dan secara administratif merupakan salah-satu desa di Kecamatan Alas, Kabupaten. Sumbawa, NTB.

Pulau ini berada 70 kilometer arah barat dari pusat Kecamatan Sumbawa Besar dan dapat dijangkau menggunakan perahu motor maupun melalui sebuah jalan buatan. Desa Pulau Bungin ini disebut sebagai pulau yang terpadat di dunia.

Terkait hal tersebut Danrem 162/WB disela memantau dan terjun langsung menyiapkan hewan Qurban dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), menyampaikan bahwa pada momentum Hari Raya Idul Adha 1441 tahun 2020, menyalurkan bantuan puluhan hewan Qurban kepada masyarakat Pulau Bungin. “Hal ini sebagai bentuk kepedulian rasa empati Kasad dan keluarga,” jelas Danrem, Kamis (30/7/).

Menurut Pati Bintang satu ini, berbagai cerita panjang terkait pulau kecil ini menjadi perhatian tersendiri dari berbagai kalangan, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat yang tergugah dengan kondisi dan keadaan masyarakat yang ada di Pulau Bungin.

Setiap tahun pulau yang sangat padat ini terus bertambah luasnya karena adanya reklamasi untuk menampung penambahan keluarga yang baru menikah. Rata-rata di setiap tahunnya, bertambah 100 buah rumah baru di Pulau Bungin.

“Saat ini jumlah penduduk yang mendiami Pulau Bungin berjumlah sekitar 3000 jiwa terdiri dari 1000 kk dengan mayoritas mereka bekerja sebagai nelayan,” ungkap Danrem.

Lanjut Alumni Akmil -93 ini, salah satu bentuk Kepedulian Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa, atas kondisi masyarakat yang ada di Pulau Bungin, yakni dengan berbagi sebagai bentuk ibadah dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah.

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa melalui Danrem 162/WB menyerahkan puluhan hewan Qurban untuk masyarakat Pulau Bungin dengan harapan masyarakat setempat dapat merayakan Hari Raya Idul Qurban dengan penuh suka cita kebahagian walau kita masih dalam situasi pandemi Covid -19,” tandasnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.