Minggu , 22 September 2019
Home / Pendidikan / WARGA DAN SISWA SMK ILHAM AIKMEL UPACARA 17 AGUSTUS DI TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH
Upacara Bendera di Sungai Pesanggerahan, Aikmel,Kkecamatan Aikmel, Lombok Timur

WARGA DAN SISWA SMK ILHAM AIKMEL UPACARA 17 AGUSTUS DI TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH

SLONG,DS-Memeringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 Tahun dan mendukung program pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat tentang program NTB Zero Wast, SMK Ilhami bekerjasama dengan pemuda-pemuda Cepak Daya menyelenggarakan kegiatan Upacara Bendera di Sungai Pesanggerahan, Aikmel,Kkecamatan Aikmel, Lombok Timur. Sabtu (17/8/2019)

Kegiatan ini digagas oleh M. Putradi Zaki dan Dewan Pembina selaku pengurus di SMK Ilhami. Sedangkan tujuan kegiatan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. ”Selain itu, siswa dan siswi yang terlibat juga akan mendapatkan edukasi terkait dengan pentingnya menjaga lingkungan,” ujar M. Putra Zaki selaku panitia acara.

Kegiatan ini diawali dengan pejalanan para siswa SMK Ilhami dari sekolah ke lokasi kegiatan yang berjarak sekitar 1 km. Dalam perjalanan setiap siswa disarankan untuk memungut sampah yang ditemukan sepanjang perjalanan dan menyimpannya ke dalam tas karung yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Selain menyadarkan masyarakat dan mengedukasi segala pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, tujuan lain adalah agar masalah sosial yang sudah membudaya ini menjadi prioritas utama bagi segenap lapisan masyarakat, khususnya pemerintah. Kegiatan itu sendiri diikuti 50 siswa. Pun terdapat para tokoh masyarakat, pemuda Dusun Cepak Daya.

Pada upacara yang dihadiri dosen Ilmu Komunikasi Unram dan pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur itu, halituterkait upaya mendukung Program Zero Waste yang disusun oleh Gubernur dan Wakil Gubernur.

Pada kesempatan lain, dalam melonching Bank Sampa Al- Fadhila Aikmel Timur yang di resmikan oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, pada Minggu lalu, Pemerintah provinsi berharap di setiap desa dibentuk sebuah Bank Sampah yang akan bergerak mengubah sampah menjadi sumber daya untuk menjadikan masyarakat sekitar mendapatkan hasil dari pengelolaan sampah tersebut.

Dalam paparan Wakil Gubernur saat melaunchig Bank Sampah Al-Fadhila, Wagub berharap dorongan dan kerja sama untuk menyukseskan program NTB Zero Waste dengan tetap bergontong royong dalam penanganan sampah yang ada di lingkungan maupun di desa. Karena, pemerintah tidak akan pernah bisa menyukseskan program apapun tanpa ada bantuan dari masyarakat.

Seusai kegiatan, panitia melaksanakan kegiatan cleanup yang mendukung program pemerintah NTB dalam program Zero Waste, melibatkan komunitas-komunitas yang bergerak dalam pengelolaan sampah dan mahasiswa KKN Universitas Mataram yang kebetulan ditempatkan di Desa Aikmel Induk.hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Zul Minta Umat Hindu di Pulau Sumbawa Jaga Keindahan Lingkungan Gunung Tambora

MATARAM, DS – Umat Hindu berserta masyarakat yang berada di lingkar taman nasional Gunung Tambora …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: