Selasa , 10 Desember 2019
Home / Pendidikan / Wagub : Teknologi Informasi Dimanfaatkan Cegah Berita Hoaks
Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat membuka Jarmasda Kewajiban Internasional Indonesia di bidang HAM

Wagub : Teknologi Informasi Dimanfaatkan Cegah Berita Hoaks

MATARAM, DS –  Wakil Gubernur Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan, pentingnya pemanfaatan teknologi dalam hal penyampaian informasi.  Kata Rohmi, pemanfaatan teknologi akan dapat membuat masyarakat semakin teredukasi dan juga mengurangi hoaks yang kerap beredar di tengah masyarakat. Selain itu, pemerintah dapat lebih mudah menyampaikan informasi secara gamblang dan terbuka kepada publik.

“Makanya kita juga ada aplikasi yang namanya NTB Care. Jadi di NTB Care itu masyarakat bisa ngomong apa saja, apa yang ditemukan masyarakat di lapangan, apa saran dari masyarakat, apa kritikan dari masyarakat, masukan dan semuanya bisa langsung dengan mengunduh aplikasi di Play Store,” ujar Wagub saat membuja kegiatan Jaring Masukan Daerah (Jarmasda) mengenai Kewajiban Internasional Indonesia di bidang Hak Asasi Manusia bertempat di Hotel Aruna, Senggigi, Kamis (24/10).

Menurut Rohmi, salah satu program unggulan Pemprov NTB yakni, revitalisasi Posyandu, diharapkan mampu memberikan edukasi serta informasi bagi masyarakat, khususnya dari lingkup terkecil.

“Harapannya diskusi kali ini betul-betul bisa memberikan masukan yang produktif, yang konstruktif untuk kebaikan pemenuhan HAM di Indonesia pada khususnya dan Internasional pada umumnya,” kata Wagub.

Sementara itu, Direktur Hak Asasi Manusia dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri RI, Achsanul Habib dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov NTB yang mendukung kegiatan Jarmasda ini.

Ia mengungkapkan bahwa Indonesia kembali terpilih menjadi salah satu anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB periode 2020-2022. Hal tersebut berdasarkan pemilihan Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat yang berlangsung pada tanggal 17 Oktober 2019 lalu.

“Alhamdulilah juga mendapat suara terbanyak dari kelompok negara negara di Asia Pasifik, yakni sebanyak 174 suara,” ungkap Achsanul.

Ia mengatakan, Indonesia memiliki kewajiban untuk terus mendorong kemajuan dan perlindungan HAM. Dengan hal ini diharapkan pula kedepannya dapat memperkuat komitmen dan implementasi kebijakan pada tingkat Nasional. Kegiatan Jarmasda ini juga sudah dilakukan di beberapa daerah lainnya, seperti Papua Palangkaraya, Padang dan Palembang.

“Kami juga memandang penting untuk memperoleh masukan dari Provinsi NTB untuk melihat capaian dan hambatan serta tantangan yang masih dihadapi tingkat provinsi ini,” tandas Achsanul Habib. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Gubernur Harap NU Kawal Jalannya Pembangunan

Mataram,DS – Gubernur NTB , Dr. H. Zulkieflimansyah menjalin silaturrahim dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: