Senin , 16 Desember 2019
Home / Pendidikan / Sangkep Beleq FKMLU Mataram
Sangkep Beleq (baca: Musyawarah Besar) ke-10 Forum Komunikasi Mahasiswa Lombok Utara (FKMLU) Mataram

Sangkep Beleq FKMLU Mataram

Tanjung, DS – Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH secara resmi membuka Sangkep Beleq (baca: Musyawarah Besar) ke-10 Forum Komunikasi Mahasiswa Lombok Utara (FKMLU) Mataram. Sangkep Beleq ini mengusung tema “Menjaga Ukhuwah dalam Lumbung Mempolong Merenten” bertempat di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Jumat (25/10).

Sangkep Beleq menghadirkan narasumber Wakil Bupati Lombok Utara H. Sarifudin, SH, MH dan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Dikpora) KLU Dr. Fauzan, M.Pd dengan materi masing-masing Peran Pemuda dalam Membangun Daerah dan Peran Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Pendidikan melalui Beasiswa.

Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar di hadapan para mahasiswa dan pengurus FKMLU Mataram mengutarakan, ketika hendak menyampaikan saran dan usulan yang condong kurang baik terlebih lagi bertendensi dalam tanda kutip saling menjatuhkan dan sejenisnya maka suatu permasalahan akan sulit terselesaikan. Namun berbeda konteksnya jika dicoba diselesaikan melalui duduk bersama dan berbicara dengan mengedepankan hati dan pikiran yang jernih akan lebih cepat dapat menyesuaikan diri dengan masalah yang sedang dihadapi.

Disampaikannya, saat ini semua lapisan masyarakat tentu dihadapkan dengan keadaan sedang melakukan percepatan pembangunan RTG. Kondisi pada saat gempa menyapa seluruh elemen daerah, yang mana 80 persen fasilitas publik dan pemukiman warga hancur luluhlantak. Melihat kondisi yang melingkupi daerah saat ini pascagempa setahun lalu, bupati berharap seraya mengajak semua elemen masyarakat termasuk mahasiswa dan pemuda secara kolektif bahu-membahu membangun optimisme bersama untuk membangun dengan menata kelola kembali Lombok Utara.

“Saya yakin masa depan itu adalah milik kita semua lantaran tidak ada kesuksesan yang lahir jika tidak dijemput dan datang dengan sendirinya. Selaku mahasiswa adik-adik sedang belajar maka ihtiarkan untuk kesuksesan,” pesan bupati kepada para mahasiswa dan pengurus FKMLU.

“Harapan saya adik-adik mahasiswa secara akademis bisa mendapat nilai bagus, pun dalam berorganisasi juga bagus. Jadi, bisa seimbang,” harap kepala daerah yang juga Sekjen Apkasi ini.

Mengakhir wejangannya, Najmul Akhyar menyampaikan selamat bersangkep beleq kemudian membuka secara resmi Sangkep Beleq ke-10 FKMLU Mataram tahun 2019.

Di tempat yang sama, Ketua Umum FKMLU Mataram, Mu’tamar Hidayat, SH saat memberikan sambutan mengatakan, bahwa dalam momentum sangkep beleq ke-10 tersebut, tidak banyak hal yang dapat disampaikan kepada mahasiswa yang terhimpun dalam FKMLU. Pasalnya, sambutan tersebut adalah terakhir dalam perkhidmatan sebagai nakhoda FKMLU Mataram. Ditambahkannya, diusianya yang memasuki dua dasa warsa lebih, FKMLU berhasil melahirkan tokoh-tokoh yang mendapatkan posisi penting di KLU.

Sebelum menutup sambutan, Mu’tamar Hidayat menceritakan sekilas sejarah terbentuknya FKMLU Mataram, bahwa pendirian FKMLU bertujuan salah satunya untuk memekarkan KLU agar berotonomi dari kabupaten induk, Lombok Barat.
“Alhamdulillah tujuan pembentukan FKMLU sudah kita sama-sama rasakan, dimana nikmatnya kita mempunyai rumah sendiri, jasa-jasa para senior harus tetap kita ingat. Ada sejarah yang tidak pernah ditulis yaitu teriakan “mempolong merenten”, slogan sekaligus filosofi yang mempersatukan kita semua,” pungkasnya.

“Harapan saya ke depannya FKMLU ini akan tetap menjadi organisasi pengontrol pemerintah KLU,” harap Mu’tamar
Rangkaian acara Sangkep Beleq dilanjutkan dengan seminar dan penyampaian materi oleh narasumber. (sta/humaspro)

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Sekda KLU Hadiri HUT DWP 2019

Tanjung, DS – Mewakili Bupati Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) Drs. H. Suardi, MH …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: