Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Pendidikan / Pakar Hukum Unram Minta DPRD Publikasi Hasil Kunker ke Luar Negeri
Prof H. Galang Asmara

Pakar Hukum Unram Minta DPRD Publikasi Hasil Kunker ke Luar Negeri

MATARAM, DS – Para akademisi Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) angkat bicara terkait polemik kunjungan kerja (kunker) puluhan anggota DPRD NTB ke negara-negara Timur Tengah dan Eropa, seperti ke Turki, Swiss, Italia, Austalia, Belgia, Belanda dan Paris di penghujung masa jabatan mereka yang kini menjadi perhatian publik.

Pakar Hukum Tata Negara Unram, Prof H. Galang Asmara, mengaku kepergian para anggota DPRD NTB ke luar negeri yang terbagi dalam dua rombongan. Rombongan pertama berangkat pada 3 Agustus dan baru pulang pada 9 Agustus. Rombongan kedua akan berangkat pada 13 Agustus dan pulang pada 19 Agustus 2019, sejatinya tidak ada persoalan hukum terkait keberangkatan mereka.

Hanya saja, kata Galang, ada aspek yang perlu dilihat dari sisi tujuan, dan hasil yang hendak diraih dengan adanya kunjungan itu. “Ini penting dijelaskan ke publik, sehingga tidak terkesan hanya sebatas jalan-jalan semata,” ujarnya menjawab wartawan, Kamis (15/8).

Menurut Galang, kunker ke luar negeri itu baik dilakukan mengingat saat ini perkembangan pasar dunia masuk pada tahap persaingan antar negera. Apalagi, DPRD itu sangat menentukan kebijakan daerah.
“Kalau mereka tidak pernah melihat dunia luar, tidak mungkin mereka bisa membuat kebijakan yang berkelas dunia. Apalagi kalau kunker hanya sekali dalam masa jabatan, mestinya setiap tahun ada studi banding kelas dunia,” kata dia.

“Tapi, tentu banyak butuh dana kalau setiap tahun. Kalau satu kali dalam lima tahun kenapa tidak boleh,” lanjut Galang.

Terpisah Pakar Hukum Unram lainnya, Prof H. Zainal Asikin, meminta para anggota DPRD NTB yang mengikuti kegiatan kunker ke luar negeri itu harus gentle dan berani mempertanggung jawabkan kepergian mereka. Menurut dia, publikasi hasil kunjungan serta relevensi kepergian mereka ke luar negeri penting diketahui oleh publik.

“Aspek publikasi dan relevansi hasil kunjungan bagi masyarakat NTB harus betul-betul dijelaskan secara transparan dan sedetai-detailnya. Sehingga, tidak akan memunculkan penolakan yang cukup masive seperti saat ini,” tandas Asikin.

Diketahui, anggota DPRD NTB akan berangkat ke sejumlah negara dalam rangka kunker. Di antara negara yang menjadi tujuan para wakil rakyat tersebut antara lain Italia, Swiss, Turki, Australia, Belanda, Prancis dan Belgia.

Keberangkatan para anggota dewan ini terbagi dalam dua rombongan. Rombongan pertama berangkat pada 3 Agustus dan baru pulang pada 9 Agustus. Rombongan kedua akan berangkat pada 13 Agustus dan pulang pada 19 Agustus 2019.RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Seabreg Usulan Mengemuka dalam Musrenbang Perempuan di Desa Tenga dan Keli

BIMA,DS-Seabreg usulan dari kalangan perempuan mengemuka dalam Musrenbang Khusus Perempuan di Desa Tenga, Kecamatan Woha, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: