Jumat , 28 Februari 2020
Home / Pendidikan / Ketika Pejabat Humas dan Para Mantan Bertemu
Kabag Humas (kanan) dan para mantan Kabag Humas Setda KLU bertemu

Ketika Pejabat Humas dan Para Mantan Bertemu

KLU, DS-Satu dekade pemerintahan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah banyak mengalami perubahan baik dari segi kepemimpinan maupun prestasi yang diraih. Pasca berdiri menjadi sebuah kabupaten, bidang kehumasan telah di pimpin sedikitnya oleh lima nama pejabat dengan gaya dan pola kepemimpinan yang berbeda-beda. Napak tilas Kehumasan Lombok Utara dari fase ke fase kemudian dibahas dalam agenda pertemuan dan jumpa pers perdana Bidang Kehumasan setda Lombok Utara, Senin (20/1).

Dalam agenda rutin kehumasan bersama seluruh pewarta tersebut, Humas Setda menghadirkan empat mantan pejabat yang pernah duduk di sana termasuk juga menghadirkan istri dari almarhum mantan kabag humas pertama yakni Drs. H. Akhmad Sujanadi.

Lima nama pejabat yang pernah mengisi kehumasan itu yakni Drs. H. Akhmad Sujanadi periode 2009-2012, Drs. Jumarep dari 2012-2013, Ihwan Budiman M.Pd 2013-2016, Drs H. Saprinadi 2016-2017, dan yang saat ini masih menjabat sebagai Kabag Humas adalah Mujadid Muhas.

Dalam sambutannya, Kabag Humas, Mujadid Muhas, memgapresiasi peran para mantan pejabat kehumasan dengan dengan pengalaman yang berbeda-beda.

“Alhamdulillah, sebagai patner media selama dua tahun terkahir banyak mendapatkan pelajaran serta pengalaman. Sedianya, apa yang pernah dan didapatkan menjadi penambah wawasan kita yang berperan sebagai corong pemerintahan dalam mengawal pembangunan,” ungkapnya seraya menambahkan pengalaman yang didapat selama ini tidak jauh berbeda dengan mantan pejabat humas sebelumnya.

“Jika sebelum-sebelumnya mantan pejabat humas mulai diserang penyakit “asam urat”, saya pun mulai mendekati dan alhamdulillah sekarang mulai “migrain”,” selorohnya.

Ia mengatakan semua pengalaman selama berinteraksi dengan pewarta menjadikan pribadi lebih berdedikasi lagi untuk tujuan pembangunan Lombok Utara lebih baik lagi.

Sementara itu, mantan Kabag Humas, Saprinadi, mengatakan jabatan humas merupakan pertama kali ia emban dan benar-benar belum memahaminya. Lantas, ketika intraksi mulai dilakukan saat itu pula ia mulai paham arti keberadaan media sebagai mitra pemerintah.

“Banyak kesan yang saya dapatkan, namun jabatan yang singkat namun menyenangkan itu banyak saya jadikan pelajaran berharga. Bahkan saya betah dulu duduk di kursi humas,” ucapnya. “Kebijakan pimpinan kemudian harus pindah dari humas. Namun saya terkesan selama duduk di humas,” pungkasnya.

Salah seorang wartawan, Andek, mengakui peran kehumasan cukup berat lantaran harus menghadapi isu berita baik itu negatif maupun positif. Seiring berjalannya waktu dan teknologi semakin berkembang jumlah pewarta semakin bertambah.

“Jika dulu hanya ada beberapa media saja yang dihadapi humas, sekarang sudah mencapai puluhan. Tentunya dengan krakter media yang berbeda-beda. Kendati mitra kerja kehumasan dengan pewarta tentunya untuk membwrikan dampak pembangunan bagi Lombok Utara itu sendiri,”tandasnya.

Usai dialog digelar, empat mantan Kabag Humas diberikan sebuah cindramata sebagai bentuk kenang-kenangan selama satu dekade pemerintahan Lombok Utara.man

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

NTB Gemilang Diujung Pena Pranata Humas

MATARAM,DS-Pemerintah Provinsi NTB terus berbenah dalam memperbaiki sistem pemerintah yang baik. Salah satunya adalah pembinaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: