Sabtu , 23 November 2019
Home / Pendidikan / Istri Wabup Ini Tiba-tiba Didatangi Perempuan Beranak yang Sedang Bersedih
Sosialisasi Perlindungan Anak kerjasama LPA NTB dengan Pemprov NTB di Kabupaten Bima

Istri Wabup Ini Tiba-tiba Didatangi Perempuan Beranak yang Sedang Bersedih

BIMA,DS-Baru saja bangun tidur, Hj.Rostiati Dahlan, S.Pd, sudah dibangunkan seorang ibu yang sedang bersedih sambil membawa serta anaknya. Ibu yang mendatanginya di Pendopo Wabup Bima memiliki dua orang anak hasil dari pernikahan siri.

Kabar yang mengagetkan, pada tanggal 25 Oktober 2019 suaminya akan menikah lagi. “Bahkan saya sudah mendapatkan undangannya (calon istrinya) dengan wanita Parado,” kata Ketua LPA Kabupaten Bima, H.Rostiati Dahlan pada acara Sosialisasi Perlindungan Anak di Kantor Camat Belo, Kamis (10/10). Anehnya, si suami mengku tidak punya istri lagi walau kenyataannya si ibu yang mengaku istrinya membawa anaknya ke rumah Rostiati.

“Walaupun bagaimana saya sebagai istri juga harus merasakan penderitaan dari sesama perempuan,” katanya. Lantas bagaimana status si ibu nanti? Apa yang harus dilakukan supaya ibu-ibu pada umumnya tahu perlindungan apa yang diberikan kepada seorang ibu agar mendapatkan haknya.

“Mengapa saya menceritakan hal ini? Karena setiap hari ada saja kejadian-kejadian yang kita hadapi walaupun bukan dari sikap suami kita sendiri tetapi di masyarakat juga kita mengamati dan melihat kejadian-kejadian baik kasus-kasus anak maupun kasus-kasus KDRT,” paparnya.

Hj.Rostiati Dahlan mengemukakan LPA Kabupaten Bima dalam mengatasi beragam masalah tidak turun sendiri melainkan kerjasama dengan dinas terkait. LPA, kata dia, perlu diperkenalkan sehingga tergambar bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi masalah anak dan perempuan baik secara hukum maupun kelembagaan.

Menurutnya, banyak kasus yang menimpa anak dan perempuan di Kabupaten Bima yang perlu pendampingan. Karena itu, ia berharap ada perlindungan anak yang mengalami berbagai persoalan di daerahnya.

Ketua LPA NTB, H.Sahan SH, mengemukakan anak yang berhadapan dengan hukum dipayungi UU. “Kenapa anak perlu dilindungi? Karena wajib hukumnya dilindungi. Semua jadi tanggung jawab karena bersama,” katanya.

Anak dilindungi dari kehidupan yang tak layak. Sehingga perlu pelayanan kesehatan. Apalagi saat ini banyak kasus stunting. “Anak sakit jangan dibiarkan. Anak memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang. Jangan membiarkan anak atau tidak memberi kebebasan anak dari hak partisipasi, dan bebas dari diskriminasi,” katanya

Menurut Sahan, anak memiliki hak identitas. Hal ini sudah menerima perhatian dari pemerintah Kabupaten Bima. Buktinya, dulu kepemilikan akta kelahiran di Kabupaten Biuma hanya dibawah 50 persen, namun kini sudah 96 persen akta kelahiran

Camat Belo, Bambang Setiawan, saat membuka acara tersebut mengemukakan berbicara anak adalah bicara tanggung jawab. Hal ini tidak cukup dilakukan pemerintah, baik berkenaan dengan hukum perlindungan anak maupun hal lainnya.

Belo yang merupakan salah satu dari 18 kecamatan di Kabupaten Bima mempersiapkan anak untuk menjadi generasi unggul dimasa mendatang. “Program perlindungan anak halal masuk dalam APBDes. Mohon dukungan ibu PKK dukung kegiatan itu,” katanya pada acara yang dihadiri 50 an kader posyandu, PKK, kepala desa dan tokoh masyarakat itu.

Sebentar lagi desa akan melakukan musrembang desa terkait anggaran desa tahun 2021, kami akan mencoba memasukan anggaran ini mungkin posnya ke PKK atau Posyandu TK desa,” kata Bambang.

Sementara itu, staf Hukum Pemkab Bima, Muhlis, menegaskan pihaknya sudah menghasilkan draf Perda untuk upaya perlindungan anak. “Ada rumah aman yang diatur dalam Perda,” katanya. Ia mengurai beragam masalah anak sudah mengemuka, salah satunya ada anak SMA turun demonstrasi. “Harus diakui ini tantangan berat bangsa Indonesia,” ujaranya. ian
\

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Kedepan Polisi Tak Identik dengan Badan Tegap

MATARAM,DS-SDM Polri kedepan tidak lagi dilihat dari kesemaptaan fisik dan kecerdasan akademisnya tetapi juga harus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: