Sabtu , 14 Desember 2019
Home / Pendidikan / Gagas Ponpes Go Digital, Selly : Santri Jaman Now Harus Mandiri
Selly ketika memimpin rapat

Gagas Ponpes Go Digital, Selly : Santri Jaman Now Harus Mandiri

MATARAM, DS -Kepala Dinas Perdagangan NTB Hj Putu Selly Andayani menggagas program Ponpes Go Digital. Ini adalah ikhtiar nyata Selly menjadikan santri zaman now bisa mandiri dan menjadi pengusaha agar menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat.

Program Ponpes Go Digital tersebut diluncurkan Selly kemarin (22/10) bersamaan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019 yang serentak dilaksanakan di NTB.

“Saya berharap kepada calon-calon pengusaha yang santri ini untuk terus bergerak dan mandiri sampai menjadi pengusaha yang sukses,” ujar Selly disela-sela meluncurkan program “Ponpes Go Digital” di ruang kerjanya.

Menurut Selly, program Ponpes Go Digital yang digagasnya kali ini adalah upaya menjawab era industri milenial 4.0. Dimana, santri harus bisa mandiri dan mengikuti perkembangan jaman. Oleh karena itu, program ini akan menjadikan para santri fokus berwirausaha. Namun tidak harus santri itu lelah mendorong dan berjualan di pasar untuk menunggu pembeli yang datang.

“Pada program Ponpes Go Digital ini, para santri cukup mereka, misalnya berjualan kripik tahu, kue, kerajinan tangan, hingga berjualan sayur di rumah dan di lokasi manapun hanya dengan menekan handphone alias gadget mereka. Jadi simple kan,” kata Selly.

Di tahap pertama, Ponpes Go Digital ini akan mulai diterapkan pada sejumlah Pondok Pesantren di Lombok Tengah dan juga di Kota Mataram. Keberhasilan penerapan Ponpes Go Digital ini akan direplikasi ke daerah-daerah lain di NTB. Sehingga akan menjadi ikhtiar nyata untuk menguatkan ekonomi umat.

Selly mengaskan, menjadi seorang pengusaha tidak melulu sekolah tinggi-tinggi. Sejauh ada kemauan dan kemampuan, pengusaha bisa terlahir dari pesantren. “Jadi bukan karena uang saja, tapi karena kemauan dan kemampuan baru sukses,” ungkap Selly.

Nah, lanjutnya, para santri inilah yang akan menjadi pengusaha yang Islami, karena Nabi Muhammad adalah seorang pengusaha yang sukses. “Kita sebagai umatnya, makanya harus mengikuti jejaknya, kuatkan niat dan iman, jangan sampai iman kita tergadaikan gara-gara kita tidak memiliki uang dan usaha,” tegas Penjabat Wali Kota Mataram tahun 2015 ini.

Ia menuturkan, sebagai seorang santri jangan hanya mempelajari ilmu akhirat saja, melainkan ilmu dunia bisnis harus juga di pelajari. Bagaimana antara ilmu akherat dan ilmu dunia seimbang. “Kalau ilmu dunia dan akhirat sama baiknya,maka tinggal suksesnya saja, sehingga menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat,” ucapnya.

Selly pun optimistis jika para santri calon pengusaha-pengusaha yang Islami memiliki kemantapan iman dan kemauan untuk menjadi orang yang sukses. Karena ciri-ciri anak yang sukses itu adalah anak yang perihatin kepada orang tua.

“Saya yakin santri NTB yang telah saya kelilingi bakal menjadi santri yang sukses dan mandiri. Satu kuncinya, yakni kemauan dan ikhlas dalam menggeluti bidang usaha yang dikehendaki,” tandas Selly Andayani. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Kembangkan Kreativitas Industri, STIPark Adakan Lomba Karya Ilmiah

Lombok Barat,DS- Science Technology and Industrial Park (STIPark) mengadakan Lomba Karya Ilmiah STIPark 2019 untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: