Jumat , 15 November 2019
Home / Pendidikan / BMKG Sebut Puncak Kemarau terjadi Agustus di NTB
Prakirawan BMKG BIL Dhian Yulie Cahyono saat mengencek kondisi cuaca NTB melalui layar monitor

BMKG Sebut Puncak Kemarau terjadi Agustus di NTB

MATARAM, DS- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Internasional Lombok (BIL), mengeluarkan peringatan dini terjadi kekeringan di NTB sejak Juni, Juli hingga Agustus 2019 ini.

“Curah hujan secara bertahap akan berkurang. Dan Puncak Musim kemarau di bulan Agustus. Setelah itu curah hujan, secara bertahap mulai meningkat. Dan diantara September dan Oktober, akan mulai ada peralihan musim kemarau ke penghujan di wilayah NTB,” ujar Prakirawan BMKG BIL, Dhian Yulie Cahyono dalam siaran tertulisnya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/7).

Ia mengatakan, merujuk data prakiraan angin tertanggal (19/7) maka angin timuran terlihat dominan bertiup di Wilayah Indonesia, termasuk didalamnya Provinsi NTB. Menurut Dhian, posisi angin bertiup dari arah Tenggara-Selatan dan berasal dari daratan Australia tersebut bersifat kering serta dingin.

“Oleh karena itu, potensi pertumbuhan awan dan terjadinya hujan juga relatif kecil,” kata dia.
Dhian menyatakan, puncak musim kemarau terjadi pada Agustus-September dengan karakteristik suhu udara dingin dan kering. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat tetap menjaga kondisi badan agar tetap fit.

“Salah satu di antaranya saat bepergian ke luar rumah selalu mengenakan baju hangat atau jaket dan mengonsumsi buah-buahan serta sayuran,” ungkap Dhian. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Wagub NTB Dukung Anugrah Penyiaran KPID NTB 2019

MATARAM,DS-Wakil Gubernur Provinsi NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd menyatakan mendukung dan mengapresiasi gelaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: