Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Pendidikan / Angkat Kepala Sekolah Bukan karena Timses
Gubernur Zulkieflimansah ketika berkunjung ke KSB

Angkat Kepala Sekolah Bukan karena Timses

MATARAM,DS-Untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Nusa Tenggara Barat, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menegaskan akan memilih dan mengangkat kepala sekolah tingkat SMA/SMK yang memiliki prestasi. Sehingga NTB Sehat dan Cerdas betul-betul terwujud dan memiliki dampak baik bagi indeks pembangunan manusia NTB.

Gubernur menyampaikan itu saat bersilaturrahim dengan kepala sekolah SMA/SMK se-kabupaten KSB, di SMA 1 Pototano, Sabtu (20/07/2019). Silaturrahim tersebut digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB dan digelar usai Gubernur menyapa sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran, di Dusun Tengah, Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Gubernur NTB itu menjelaskan apapun latarbelakang suku, agama dan golongan, kalau kepala sekolah itu memiliki prestasi hebat maka mereka itulah yang layak memimpin sekolah. “Jadi jangan khawatir diganti. Kalau anda berprestasi maka akan terbuka apapun organisasinya,” jelas Gubernur.

Dalam mengangkat kepala sekolah, kata dia, tidak akan melihat faktor kedekatan atau politis. Namun, yang diperhatikan adalah prestasi serta masukan dari para guru dan pengawas. Sebab kalau pengangakatan kepala sekolah berdasarkan suka dan tidak suka atau karena faktor tim sukses, pendidikan di NTB tidak akan mengalami perubahan. Justru yang ada adalah kehancuran pendidikan.

“Kepala sekolah itu betul-betul harus digugu dan ditiru. Kita kembalikan kepala sekolah kita ini pada marwah yang mulia,” tegasnya seraya menambahkan sudah saatnya pendidikan di NTB imenjadi ruang laboratorium utama yang tidak lagi diintervensi oleh siapapun.

“Kepala sekolah kita dulu luar biasa. Tidak hanya menjadi orang tua sekolah itu namun juga orang tua masyarakat dan kata-katanya didengar,” ungkap orang nomor satu di NTB itu.

Gubernur juga mengajak Bupati KSB untuk mengawasi dan memberikan masukan demi kemajuan pendidikan di NTB. Sebab, meski kewenangan mengurus pendidikan tingkat SMA/SMK di provinsi, bukan berarti pemerintah kabupaten tidak memiliki penilaian dan kebijakan untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Kami tidak ingin kebijakan provinsi dirasakan berbeda oleh bupati,” ungkapnya hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Seabreg Usulan Mengemuka dalam Musrenbang Perempuan di Desa Tenga dan Keli

BIMA,DS-Seabreg usulan dari kalangan perempuan mengemuka dalam Musrenbang Khusus Perempuan di Desa Tenga, Kecamatan Woha, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: