Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pemprov NTB akan Cairkan THR PNS Rp 50 Miliar

0 23

MATARAM, DS – Pemprov NTB akan memberikan gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14 pada tahun ini. Tak tanggung-tanggung, dana mencapai sekitar Rp 50 miliar dalam APBD telah dipersiapkan untuk mencairkan dana kepada total sebanyak 14.609 orang PNS lingkup Pemprov NTB.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi NTB, H. Supran mengatakan, angka mencapai sekitar Rp 50 miliar itu diperoleh dari adanya perhitungan tambahan pegawai akibat perpindahan kewenangan ke provinsi dari kabupaten/kota mencapai sebanyak 7.909 orang. Sementara, jumlah PNS tetap pemprov berjumlah 6.700 orang.

“Insya Allah, posisi kas kita cukup untuk membiayai pembayaran THR PNS dan gaji ke-13 tahun ini,” ungkapnya menjawab wartawan, Jumat (2/6).

Menurutnya, kendati pihaknya telah jauh-jauh hari mempersiapkan dana tersebut, jika belum ada petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan, dana itu terancam tidak bisa dicairkan.

“Sampai sekarang kami menunggu edaran dari pemerintah melalui Kemenkeu. Biasanya, edaran diterbitkan sekaligus adanya transfer dana bagi PNS pusat,” ujar Supran.

Diketahui, pemerintah lewat Kementerian Keuangan tengah mengkaji pemberian gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14 untuk tahun 2017. Untuk mencairkan anggarannya, Kementerian Keuangan menunggu penerbitan Peraturan Pemerintah (PP).
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, mengatakan pemberian gaji ke-13 dan THR diberikan masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni PNS, TNI, dan pejabat negara.

“Ini akan disahkan Kementerian PAN-RB dan sedang disiapkan aturannya (PP) untuk selanjutnya diberikan kepada seluruh kementrian/lembaga dan pemda di Indonesia secepatntya,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima POS BALI, Kamis malam (1/6).

Bila melihat pencairan gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14 pada tahun 2016, pemerintah memutuskan pembayaran gaji ke-13 THR tidak dibayar sekaligus. Gaji ke-14 dibayarkan terlebih dahulu yaitu pada Juni 2016, sementara gaji ke-13 baru dibayarkan pada Juli 2017.

Besaran gaji ke-14 sebesar penghasilan sebulan. Untuk gaji meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja. Sementara itu untuk 2017, Askolani mengakui belum mengetahui mekanisme pencairan seperti apa. Hal ini lantaran belum adanya pembahasan lebih lanjut. fahrul

Leave A Reply