Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pemkab Lotim Berlakukan Syarat Liburan Tahun Baru

24

Pertemuan Sekda dan sejumlah Kepala OPD

SELONG, DS – Pemkab Lombok Timur memberlakukan persyaratan wajib menerapkan protokol kesehatan bagi masyarakat yang berwisata menyambut tahun baru 2021. Hal ini demi mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di libur panjang pergantian tahun.

Terlebih belakangan ini terjadi peningkatan pasien Covid-19. Hingga hari ini, Rabu (23/12), pasien Covid- 19 di Lombok Timur sudah mencapai 60 orang dan tersebar di 13 kecamatan.

“Ini seperti kita kembali ke puncak yang dulu. Sehingga kita lebih berhati-hati,” Sekda Lombok Timur, M. Juaini Taofik, mengingatkan.

Selain itu, masyarakat yang dalam kondisi kurang sehat juga diminta untuk tidak berwisata. Karena petugas yang berjaga akan memintanya pulang jika diketahui dalam kondisi yang kurang prima.

“Kalau datang ke lokasi wisata tidak menggunakan masker atau dalam kondisi demam, lebih baik tidak usah datang. Karena pasti akan dicegah oleh petugas,” tegasnya.

Ada 4 titik yang menjadi fokus utama penempatan petugas, yaitu di Montong Gading, Suela, Pringgabaya dan Labuhan Haji.

Para petugas ini juga akan mengontrol jumlah pengunjung destinasi. Jika dinilai kunjungan sudah melebihi setengah kapasitas destinasi, maka akan diberlakukan penyekatan atau penghentian sementara akses masuk.

“Kami juga memasang komunikasi di lokasi tertentu. Kalau kepenuhan, ya kita tutup dulu. Kalau sudah ada yang turun dan mulai ada ruang, baru kita buka,” terangnya.

Sekda berharap agar masyarakat dan pelaku wisata mendukung penuh langkah ini. Sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap perlindungan kesehatan masyarakatnya.

Penyekatan ini akan mulai diberlakukan sejak libur hari raya natal, 24 Desember. Hingga awal tahun baru 2021.

Demi memastikan masyarakat mematuhi protokol pencegahan penularan Covid-19, surat himbauan telah disebarkan melalui kecamatan hingga desa-desa. Bahkan sekolah juga telah menghimbau para siswa agar memanfaatkan waktu liburannya di rumah saja.

“Mohon maklum kepada masyarakat, bahwa kita masih dalam situasi pandemi. Kita sabar saja, sebentar lagi kita vaksinasi,” pintanya.

Posko gugus tugas juga diaktifkan sebagai call center agar pengendalian dapat segera dilakukan, jika ditemukan kasus di masa libur panjang ini. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.