Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Pemerintah / Zul : OPD Pemprov NTB Harus Mulai Fokus Sosialisasi Program NTB Gemilang
Wagub Sitti Rohmi Djalilah saat bersama Gubernur Zulkieflimansyah

Zul : OPD Pemprov NTB Harus Mulai Fokus Sosialisasi Program NTB Gemilang

MATARAM, DS – Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemprov NTB harus segera mengeksekusi dan merealisasikan program-program unggulan NTB Gemilang. Program-program tersebut mencakup enam bidang program prioritas pada enam misi Daerah dan 60 program unggulan yang telah ditetapkan didalam Perda Nomor 1 tahun 2019 tentang RPJMD-NTB Tahun 2019-2023.

Penjabat Sekda NTB, Ir. H.Iswandi mengatakan, seluruh program unggulan yang ditetapkan pada RPJMD tersebut, merupakan hasil diskusi panjang Gubernur Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Siti Rohmi Djalilah bersama seluruh pemangku amanah di NTB, jauh sebelum keduanya terpilih sebagai orang nomor satu dan nomor dua di NTB. “Dan kini setelah terpilih kemudian telah ditetapkan menjadi kebijakan daerah yang harus segera direalisasikan oleh Kepala OPD lingkup pemprov NTB,” ujar Iswandi menjawab wartawan, Senin (8/7).

Menurut dia, para perangkat daerah sebagai implementor, diharapkan untuk tidak mengulur-ulur waktu. Tapi bergegas untuk segera mewujudkannya. Mengingat, diskusi panjang itu sudah selesai dilakukan. “Kini kita fokus untuk melaksanakannya agar mencapai sukses,” kata Iswandi.

Ia menjelaskan, untuk mencapai sukses itu, maka tahapan penting yang harus dilakukan. Diantaranya, menyosialisasikan secara masif kepada seluruh masyarakat. Agar tumbuh pengertian dan kesepahaman semua pihak tentang teknis pelaksanaannya. Sehingga seluruh stakeholder dapat berperan untuk mengawal dan mensukseskannya.

Oleh karena itu, kata Iswandi, Kepala OPD dimintanya fokus pada upaya pencapaian sasaran dan target-target RPJMD yang telah ditetapkan. Dan untuk mengukurnya, telah dilengkapi pula dengan aplikasi Balance Score Card (BSC) sebagai alat evaluasi dan monitoring.

“Kepala OPD tinggal membangun kolaborasi dan kerja sama yang solid dengan stakeholder dan masyarakat untuk merealisasikannya. Kata kuncinya, adalah pelibatan dan pemberdayaan atau pendayagunaan serta kerja kolektif bersama seluruh sumber daya yang ada,” jelas dia.

“Diawali secara aktif melakukan sosialisasi serta desiminasi program kepada seluruh stakeholder terkait, “ lanjutnya.Sedangkan pelaksanaan sosialisasi dari program-program unggulan tersebut, Sekda mengarahkan agar OPD berkoordinasi dengan dinas Komunikasi, informatika dan Statistik (Diskominfotik) provinsi NTB.

Aplikasi BSC
Sebelumnya melalui group Whatsaap, Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalilah memerintahkan seluruh Kepala OPD untuk mempercepat implementasi program unggulan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hingga ke pelosok-pelosok desa.

Dimana, kata Gubernur, Kepala DPMPD, Dr. Azhari diminta lebih fokus merintis pemanfaatan aplikasi Balance Score Card (BSC) sebagai media evaluasi dan monitoring, sekaligus untuk memastikan bahwa program-program yang diluncurkan pemerintah untuk rakyat di desa dapat berjalan transparan, akuntable, terukur dan objective.
“Pak Gde Diskominfotik, tolong tim Kominfo berkoordinasi dengan Bappeda untuk bikin aplikasi ala NTB untuk desa-desa seluruh NTB ya,” kata Gubernur kepada Plt. Kepala Diskominfotik NTB, Gde Aryadi. “Pasti bisa!. Cari satu atau dua desa sebagai pilot project tahun ini,” tegas Gubernur.

Hal senada disampaikan Wagub, Umi Rohmi, agar dipilih desa-desa yang memang siap SDM- nya maupun kesiapan infrastruktur dan kriteria lainnya untuk jadi pilot project. Misalnya desa miskin yang memiliki potensi posyandu, desa wisata, kampung unggas, memiliki infrastruktur IT dan lain-lain. “Banyak Kades yang hebat sekarang’, ujar Wagub.

Begitu juga kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, H.Rusnan,SH.MH, Gubernur dan Wakil Gubernur juga berharap BSC dapat mulai dimanfaatkan pada seluruh lembaga pendidikan SMA dan SMK di NTB.

Pada acara sosislisasi RPJMD tersebut, juga telah ditetapkan 4 faktor kunci sumber daya yang menentukan keberhasilan tercapainya indikator dan target program unggulan menuju NTB Gemilang. Yakni, Pertama, Kapasitas SDM sebagai pelaksana program. Diharapkan memiliki kemampuan menejerial dan skill sebagai implementor. Dalam hal ini, peran BKD, Biro Organisasi dan BPSDM bersama kasubag-kasubag Umum kepegawaian di tiap-tiap OPD harus mampu menyiapkan SDM Profesional.

Kedua, kemampuan Fiskal daerah, dalam bentuk penyediaan alokasi anggaran untuk biaya pelaksanaan program/kegiatan. Dalam hal ini peran BPKAD, Bappenda, Biro Ekonomi dan BUMD serta OPD yang memiliki sumber sumber pendapatan, diharapkan memiliki inovasi dan mampu menggarap potensi pendapatan dan keuangan untuk memperkuat fiscal daerah.

Ketiga, dukungan Teknologi, baik mesin-mesin untuk pengolahan produk-produk unggulan daerah, maupun TIK perannya sangat strategis dalam menentukan keberhasilan RPJMD. Dalam hal ini, Dinas Perindustrian, STIP dan Diskominfotik mempunyai peran pada seluruh perangkat daerah.

Keempat, perencanaan berkualitas, yakni penyusunan berbagai program/kegiatan yang berkontribusi langsung bagi pencapaian target RPJMD. Karena itu, untuk perencanaan yang baik di seluruh OPD, diharapkan untuk mengoptimalkan peran dan kapasitas para pejabat struktural perencanaan dan pejabat fungsional perencana yang ada di semua OPD. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Wagub Tegaskan Keseriusan NTB di Bidang Kependudukan

Mataram,DS – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menjadi keynote speaker pada kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: