Kamis , 2 April 2020
Home / Pemerintah / Komisi II dan IV DPRD Badung Kungker ke Lombok Utara
Wakil rakyat DPRD BADUNG Bali saat Kungker ke Lombok Utara

Komisi II dan IV DPRD Badung Kungker ke Lombok Utara

KLU, DS-Komisi II dan IV DPRD Kabupaten Badung, Bali, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Utara (KLU) dengan maksud ingin mengetahui sejauh mana peran pemda dalam penanganan rehab rekon pasca gempa yang menimpa Lombok Utara satu tahun yang lalu.

Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Made Sumerta, SH, menyampaikan turut prihatin terhadap musibah gempa yang dialami Lombok Utara. Masih banyak bangunan yang terlihat masih rata dengan tanah maupun yang sudah dalam penanganan atau on progres.

“Tujuan kami adalah ingin mengetahui sejauh mana peran penda dalam menangani pembangunan pada fase rehap rekon sekarang ini,”ujar Sumerta, Kamis (13/9).

Ia mengatakan, Pemerintah Pusat sangat intens turun terutama terkait dengan pembangunan rumah tahan gempa (RTG). Dengan kondisi serba sulit ditambah bangunaan yang tidak ada, rombongan DPRD Badung juga ingin mengetahui peran pemerintah setempat dalam memulihkan pendidikan sehingga proses belajar mengajar di sekolah tidak terganggu dan tertinggal.

“Pada amanat UU, di mana 20 persen dana APBN untuk pendidikan? Ini yang ingin kami pelajari,”ungkapnya seraya menambahkan Komisi IV juga ingin mengetahui sampai sejauh mana penanganan aspek pendidikan. Dengan kondisi yang sulit dan bangunaan tidak ada bagaimana peran pemerintah di sini mendorong proses belajar mengajar agar tidak terganggu dan tertinggal.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Badung, I Nyoman Dirgayusa, SE, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Bupati Sarifudin mengingat di sela-sela kesibukan masih menyempatkan diri menyambut kedatangan dan bertatap muka secara langsung dengan pihaknya.

“Kami dari Komisi II datang ke Lombok Utara ini tidak lain untuk mengadakan study komparasi tentang pariwisata. Sedangkan Komisi IV ingin menggali terkait aspek sosial dan kesehatan”, ungkapnya.

Ditambahkannya, KLU mempunyai Gili Trawangan yang berpantai sangat indah. Pihaknya kagum dengan keindahan destinasi wisata Lombok Utara tersebut seperti pasir yang berkilau dan ramah lingkungan hingga jauh dari polusi.

“Kami belum punya pantai yang sebaik Gili Trawangan. Selain jauh dari polusi juga pasirnya berkilau. Itulah yang kami ingin pelajari di sini, karena ke depannya jualan pariwisata yang laku adalah _no polution,” ujar Dirgayusa.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara H. Sarifudin, SH. MH, saat menerima kunjungan kerja rombongan anggota DPRD Kabupaten Badung Provinsi Bali merasa terhormat bisa dikunjungi daerah kaya di Bali. Sarifudin juga menyampaikan selamat datang kepada Ketua Komisi II dan Ketua Komisi IV beserta rombongan dalam rangka study komparasi di Lombok Utara.

Sarifudin memaparkan deskripsi umum Lombok Utara. Secara administratif Lombok Utara terdiri dari lima kecamatan, yaitu Bayan, Kayangan, Gangga, Tanjung dan Pemenang dengan jumlah penduduk 240 ribu jiwa serta tingkat populasi lebih dari 20 persen. Adapun jumlah desa sebanyak 33 desa definitif dan 10 desa pemekaran dengan 270 dusun.

“Kabupaten kami terdiri dari 5 kecamatan, 33 desa ditambah 10 desa baru. Sedangkan jumlah dusun di Lombok Utra sebanyak 270 dusun. Pendaparan asli daerah (PAD) KLU, tambah Sarif, sebesar Rp 200 miliar dengan sumber PAD terbesar dari sektor pariwisata dan APBD 1 triliun rupiah lebih,”urainya. “Potensi daerah kami ada pariwisata, perdagangan, pertanian dan perikanan. Di KLU tidak ada industri,”sambungnya.

Wabup yang biasa disapa H. Sarif ini juga memaparkan kondisi terkini KLU yang lebih baik dari setahun lalu. Mengacu data terbaru BPBD KLU,  dari sejumlah 54 ribu rumah warga yang rusak berat dan hampir 70 ribu rusak sedang dan rusak ringan hingga saat ini ada sebanyak 50 persen tengah dalam proses pembangunan.

“Alhamdulillah, kondisi kami sampai hari ini lebih baik ketimbang setahun lalu. Dari 54.000 rumah rusak berat dan hampir 70.000 rusak ringan dan rusak sedang. Menurut data BPBD sampai saat ini sudah 50 persen sedang proses pembangunannya. Rumah yang sudah jadi 100 persen ada sekitar 30 persen dari jumlah keseluruhannya. Sisanya sedang berproses,”tandasnya.man

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Bupati Najmul Adakan Rapat Terbatas Satgas Penanganan Covid-19

Tanjung, DS – Dalam rangka pencegahan virus corona tingkat kabupaten, Bupati Lombok Utara, Dr. H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: