Minggu , 22 September 2019
Home / Pemerintah / HUT RI KE-74, SEBANYAK 6 BINAAN RUTAN KELAS IIB LANGSUNG BEBAS
Sebanyak 193 warga Binaan Rutan kelas IIB Selong Lombok Timur mendapat remisi

HUT RI KE-74, SEBANYAK 6 BINAAN RUTAN KELAS IIB LANGSUNG BEBAS

SELONG,DS- Pada peringatan HUT RI ke-74, sebanyak 193 warga Binaan Rutan kelas IIB Selong Lombok Timur mendapat remisi. Pemberian remisi berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. : PAS.984.PK.01.01.02 Tahun 2019.

Dari 193 orang tersebut yang mendapat remisi pidana umum RUI sebanyak 169 orang, RU II 6 orang (langsung bebas) dan remisi pidana khusus narkotika 20 orang. Acara pemberian remisi dilaksanakan pada upacara, Sabtu (17/08) di Rumah Tahanan Kelas IIB Selong, Kabupaten Lombok Timur dengan Inspektur upacara Bupati Lombok Timur, H.M.Sukiman Azmy.

Hadir Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf.Agus Priyanto Donny, S.Sos., Kapolres Lotim AKBP Ida Bagus Md. Winarta, S.IK., Unsur ForkopimdaLotim, Kepala Rutan Lotim Arya Galung, Ka. KPR Lotim, AA. Gd.A.W. Dalem beserta seluruh ASN RutanLotim, dan Kepala Kemenag Lotim Drs. H. Azharuddin, M,Sy.

Menteri Hukum dan HAM RI dalam sambutannya yang dibacakan inspektur upacara menyampaikan bahwa kondisiLapas/Rutan mendapat perhatian serius dari pemerintah. KondisiLapas/Rutan yang kelebihan penghuni diatas 100% saat ini diakuinya kerap menjadi sumberpermasalahan, bahkan terkadang menjadi alasan “pembenar” terhadap terjadinya penyimpangan-penyimpangan di Lapas/Rutan.

Pemerintah telah mengambil langkah-langkah dan upaya pambenahan melalui program Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan.Ditekankannya, revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan ini harus mampu menyentuh berbagai program pembinaan sehingga dapat mengantarkan warga binaan menjadi manusia yang berkualitas, terampil, dan mandiri agar nantinya mampu berkontribusi dalam peningkatan sumber daya manusia untuk mendukung dan memajukan perekonomian nasional. Hal iniselaras dengan tema peringatan HUT RIke-74 yakni “SDM UNGGUL INDONESIA MAJU”.

Menurut Menkumham persoalan kelebihan isi penghuni ini harusnya dapat dilihat dari sisi berbeda.Warga binaan Pemasyarakatan di Lapas/Rutan saatini adalah sumber daya manusia yang masih terabaikan.Kelabihan isi penghuni menunjukan Lapas/Rutan sebenarnya memiliki asetdan potensi yang luar biasa untuk mendukung berjalannya kegiatan yang bersifat massal, seperti kegiatan ekonomi kreatif.

Lapas harus ditranformasi menjadi institusi yang mampu menyiapkan masyarakat tangguh, berketerampilan, dan memiliki produktifitas tinggi, siap berkompetisi dalam persaingan.

Disampaikan bahwa kondisi kelebihan penghuni tidak boleh lagi dipandang sebagai kelemahan atau sumber segala permasalahan di Lapas/Rutan, tetapi harus dikelola dan dimanfaatkan menjadi kekuatan tersendiri.

Menkumham berpesan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan agar menjadikan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 untuk lebih meningkatkan kinerja, memparcepat pelayanan, mengubah pola kinerja yang dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkait pemasyarakatan, dapat secara tegas memberikan kepastian hokum kepada masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari, meningkatkan kemampuan melaksanakan tugas dengan penuh integritas, bekerja professional dan tulus dengan terus berupaya menjadikan Lapas dan Rutan tetap dalam suasana kondusif.hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Catatan 1 Tahun Pemerintahan Zul-Rohmi (2) Industrialisasi, Meretas Kebuntuan Kreativitas

Ketika musim panen tiba, Zulkarnaen kembali tersentak. Tumpukan nenas berdesakkan di dalam karung, menggunung bak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: