Gubernur Zulkieflimansyah Geser Pejabat NW – Duta Selaparang
Jumat , 24 Mei 2019
Home / Pemerintah / Gubernur Zulkieflimansyah Geser Pejabat NW
Gubernur NTB nampak pada mutasi pejabat di lingkungan Pemprov NTB

Gubernur Zulkieflimansyah Geser Pejabat NW

MATARAM, DS – Sebanyak delapan pejabat eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama dan 7 pejabat eselon III (Jabatan Administrator), serta enam orang pejabat eselon IV di lingkup Pemprov NTB dilantik oleh Gubernur Zulkieflimansyah di Ruang Rapat Utama (RRU) komplek Kantor Gubernur NTB, Senin (6/5).

Menariknya, dari total 21 orang pejabat yang digeser oleh gubernur pada mutasi di awal Ramadhan kali ini terdapat salah satu nama pejabat yang memiliki posisi strategis di ormas terbesar di NTB, Nahdatul Wathan (NW) yakni H. Muhamad Suruji. Sehingga, sejak era gubernur sebelumnya, Suruji yang menjabat Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sulit digeser oleh pejabat siapapun.

Kini, H. Rusman diplot menggantikan Suruji yang bergeser menjadi Staf Ahli Gubernur NTB bidang Sosial dan Kemasyarakatan. Rusman yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) digantikan oleh Tribudi Prayitno yang sebelumnya menjabat Kadis Kominfo dan Statistik.

Selain itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB yang dijabat H.Muhamad Rum, kini di gantikan oleh H. Ahsanul Halik yang sebelumnya menjabat Kadis Sosial. Posisi Ahsanul sebagai Kadis Sosial diisi T. Wismaningsih Drajadiah yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Gubernur.

Sementara, H. Rum mengisi jabatan sebagai Staf Ahli Gubernur bidang Keuangan dan Infrastruktur. Kondisi tukar posisi antar pejabat juga terjadi pada Wedha Magma Ardhi yang sebelumnya menjabat Asisten II Setda NTB, kini menjadi Kepala Bappeda NTB. Dan Ridwansyah yang berpindah mengisi posisinya.

Gubernur Zulkieflimansyah menyatakan, mutasi yang dilakukannya kali ini merupakan hal yang biasa sebagai upaya penyegaran pada birokrasi lingkup pemprov NTB. “Yang pasti ini hadiah bulan puasa bagi pejabat pemprov berupa adanya penyegaran pejabat itu,” ujarnya menjawab wartawan usai pelantikan pejabat itu, kemarin.

Zul menegaskan, pergesaran posisi Kadis Dikbud NTB pada mutasi kali ini, tidak lain pejabat sebelumnya dirasa sudah terlalu lama memegang jabatan tersebut. Sehingga butuh wajah dan penyegaran baru pada institusi pendidikan di NTB

“Pendikan di NTB butuh bapak baru, jadi pilihannya adalah penyegaran. Ingat pak Suruji dan saya adalah sama-sama petinggi NW, termasuk dengan bu Wagub selaku pimpinan Fatayat. Sehingga, nuansa mutasi dan perpindahan pejabat adalah hal yang biasa di organisasi kami,” jelas Gubernur.

“Kalau wartawan tahu, saya ini sudah berpuluh-puluh tahun lama masuk struktur pengurus inti di PBNW, sehingga jika pak Suruji digeser, ya enggak ada yang terlalu bagaimana lah. Apalagi, penggantinya pak Rusman, saya yakin juga punya kemampuan dan bakat bagaiman membuat pendidikan kita bisa melayani dan tidak kaku kedepannya,” sambung Zul.

Gubernur menambahkan, banyaknya pejabat yang masuk pada jajaran Staf Ahli tidak lain adalah upaya pihaknya untuk memperkuat kerja para staf ahli itu. Apalagi, kini sejumlah fasilitas. Diantaranya, ruang kerja yang nyaman, luas dengan ada pendamping staf dari ASN bagi masing-masing staf ahli telah mulai dilengkapi.

“Yang pasti saya dan bu Wagub sudah berkomitmen sedari awal, agar fungsi staf ahli gubernur akan lebih kita fungsikan dan diperkuat kinerjanya. Insya Allah, staf ASN akan kita tambah seiring beban kerja para staf ahli itu,” tandas Zulkieflimansyah. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Gubernur Rencanakan Mekarkan Dua OPD Pemprov NTB

MATARAM, DS– Gubernur Zullkieflimansyah berencana membentuk dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di lingkup Pemprov …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: