Senin , 18 November 2019
Home / Pemerintah / Desa Selebung Bangun Tiga Zona Pelayanan Adminduk Desa
Marzuki

Desa Selebung Bangun Tiga Zona Pelayanan Adminduk Desa

PRAYA,DS- Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, membangun tiga zona pelayanan adminduk dengan fasilitas dan kantor khusus. Hal itu dilakukan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Pokja Desa Selebung, Marzuki, Sabtu (9/11), mengemukakan pihaknya sudah mulai aktif melakukan pendataan penduduk sejak Pokja di SK kan bulan Oktober 2019. Bahkan sudah dibentuk tiga zona pelayanan di desa dengan 15 dusun tersebyt. Dengan adanya Pokja ia mengakui ada efeksititas dan efesiensi pelayanan.

“Kalau sekarang lebih terorganisir. Di Desa Selebung tiga zona dipegang empat orang,” katanya seraya menambahkan kantor pelayanannya ada diantaranya sebagai pinjaman dari Dinas Pertanian. “Semua perlengkapan kantor seperti komputer di tiga zona difasilitasi oleh pihak desa yang diinisasi oleh Pemdes”.

Marzuki mengatakan setiap tanggal 25 pihaknya menguruskan dokumen lewat desa mencapai minimal 10 akta kelahiran. Semua dokumen yang diurus adalah akta kelahiran warga yang baru lahir. Walau demikian, masih banyak yang belum memiliki akta kelahiran karena kendala kesalahan nama dan orangtua yang nikah siri. “Itu sisa yang akan kita atasi,” katanya.

Untuk memperkuat data desa, pihaknya sudah membuat aplikasi sistem informasi desa agar secara keseluruhan data desa bisa diketahui masyarakat.

Ia mengatakan perbitan akta lewat pelayanan keliling sejak 2017 sudah mencapai 1.000 an orang. Perkiraan yang belum memiliki akta kelahiran 300 orang dari 1800 anak usia 0-18 tahun.

Sebagai insentif pihaknya sudah mengusulkan agar insentif Pokja dianggarkan. “Persoalan insentif desa akan dibicarakan belakangan,” katanya.

Sementara itu Pokja Adminduk Desa Aik Bukaq, Kecamatan Batukliang Utara, menargetkan kepemilikan akta kelahiran sekira 90 persen ditahun 2020. Sementara ini baru dilakukan pendataan penduduk di satu dusun yang belum memiliki identitas hukum sekaligus menyelami permasalahannya dengan melibatkan pula kelompok masyarakat.

Ketua Pokja Adminduk desa setempat, Sribandi, Sabtu (10/11), mengemukakan wilayah desanya mencakup13 dusun. Di satu dusun seperti Dusun Petikus Daya saja warga usia 0-18 tahun yang belum memiliki akta kelahiran mencapai 80 orang dari 160 an KK.

Jika masing-masing dusun kondisinya serupa, diperkirakan 1.040 orang belum memiliki akta kelahiran di Desa Aik Bukaq. Jumlah ini tergolong cukup banyak. Karena itu, Sribandi mengaku akan bekerja menuntaskan persoalan tersebut melibatkan para kadus dan kader posyandu. Setidaknya, kepemilikan akta kelahiran bisa mencapai 90 persen sesuai dengan target nasional.

Diperankannya desa dalam mengatasi persoalan identitas hukum warga setempat membuka mata aparatur desa untuk megetahui permasalahan yang menimpa warganya. Ternyata, tidak sedikit di antara mereka yang memiliki problem berat.
Sebutah identifikasi bahwa ketiadaan akta kelahiran disebabkan banyak faktor seperti anak yang menjadi korban kawin cerai, orangtuanya yang menjadi TKI/TKW, pernikahan dini, dan lain-lain. Karena itu, Sribandi mengatakan akan mengelompokkan warga dengan permasalahan keluarga yang ditanggungnya.

Pasalnya, persoalan dokumen adminduk tidak sebatas upaya Pokja Adminduk untuk memasilitasi kepemilikan dokumen, melainkan bisa melibatkan keluarganya mengingat ada persyaratan-persyaratan lain yang harus diselesaikan yang bersangkutan.

Pokja Adminduk Desa Aik Bukaq sendiri dibentuk bulan Juli tahun 2019. Karena memiliki beberapa agenda program yang sedang berjalan, pendataan secara menyeluruh termasuk pelayanan keliling akan dilakukan awal tahun depan. “Dalam rencana kai baru akan dilakukantahun 2020,” kata Sribandi.

Menurutnya, mekanisme pengurusan adminduk lewat desa yang diinisiasi LPA Unicef sudah sesuai kebutuhan. Sebelumnya, masyarakat memerlukan dokumen secara mendadak biasa mengurusnya secara langsung atau lewat calo. Ia menyadari sumber berbagai persoalan sosial kemasyarakatan tidak lepas dari ketiadaan dokumen adminduk. Karena itu, mekanisme ini dinilainya cukup meringankan masyarakat.ian

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Sekda Teken MoU Membangun Kualitas Data Statistik Sektoral

Tanjung,DS-Bertempat di aula kantor Bupati Lombok Utara berlangsung penandatanganan MoU membangun kualitas data statistik sektoral …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: