Membangun Masyarakat Cerdas dan Berwawasan Luas

Pemenangan Golkar di Tujuh Pilkada NTB Tunggu Hasil Rakornis DPP

12

MATARAM, DS – Strategi pemenangan DPD Partai Golkar NTB di Pilkada Serentak pada 9 Desember di Provinsi NTB menunggu arahan DPP. Oleh karena itu, Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu DPP yang dilakukan secara virtual pada Sabtu (6/6) mendatang akan menjadi pintu kemana arah dukungan Golkar.
Sekretaris DPD I Golkar NTB Hj. Baiq Isvie Rupaedah menegaskan, adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh wilayah Indonesia berdampak pada berubahnya strategi pemenangan Partai Golkar.
Meski demikian, pihaknya optimis dengan kekuatan mesin kader yang solid dan teruji dari tingkat DPD, DPD II hingga akar rumput selama ini, maka target untuk memenangi Pilkada di NTB masih terbuka lebar.
“Hanya saja, strategi pemenangan partai, tentunya jelas berubah di Pilkada saat Pandemi Covid-19. Makanya, kita dengar penjelasan DPP Golkar yang kebetulan Provinsi NTB dapat giliran jadwal pada Sabtu (6/6) guna mendengar arahan dari Ketua Umum DPP Golkar,” ujar Isvie menjawab wartawan, Rabu (3/6).
Menurut Ketua DPRD NTB itu, pada Pilkada serentak yang berlangsung di tujuh kabupaten/kota di NTB, yakni Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Utara, Kota Mataram, Kabupaten Bima, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Dompu, pihaknya akan memokuskan mengusung kader sendiri.
Meski begitu, arah dukungan calon kepala daerah di semua wilayah Indonesia, termasuk di NTB, tetap memedomi petunjuk DPP Golkar yang akan disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
“Memang Pilkada ini tidak bisa ditunda, prinsip kami di partai siap mengikuti tahapan yang sudah ditentukan oleh KPU bersama pemerintah pusat yang proses pendaftarannya kemungkinan akan dimulai pada Agustus ini. Insya Allah, kami siap secara kepartian untuk melaksanakan dan mengikuti seluruh tahapan yang sudah terjadwal itu,” tegas Isvie.
Partai Golkar sendiri mulai menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar jelang Pilkada 9 Desember 2020. Pembukaan acara ini dilakukan Senin (1/6) dan diikuti oleh 796 kader partai beringin dari berbagai daerah secara virtual.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, membuka langsung Rakornis yang sedianya berlangsung dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2020. Dia menilai banyaknya peserta Rakornis virtual ini menandakan Golkar sebagai partai yang paling siap masuk dalam era digital.
“Era virtual ini adalah era yang menyesuaikan terhadap situasi yang ada saat ini. Semoga dengan kesiapan tersebut, maka Partai Golkar juga diharapkan yang paling siap dalam menghadapi Pilkada di era pandemi Covid dan semoga target Golkar meraih kemenangan 60 persen dapat terpenuhi,” kata Airlangga dalam siaran tertulisnya, kemarin.
Bukan kali ini saja Golkar menggelar acara partai secara virtual. Sebelumnya pada Jumat (29/5), mereka juga sudah menggelar acara Halalbihalal secara virtual.
“Ini adalah bukti Golkar adalah partai pertama yang menggunakan tools dan komunikasi virtual untuk menyesuaikan dengan situasi pandemi ini,” tambah Airlangga.
Airlangga menekankan kader Golkar harus bisa menyesuaikan dengan kebijakan new normal di bidang politik dalam usaha meraih kemenangan di pilkada. Terutama dalam melaksanakan tahapan-tahapan kampanye pilkada serentak.
“Pola kampanye kali ini berubah, karena tidak melakukan pengerahan masa, melainkan dengan door to door campaign, dan pertemuan town hall secara terbatas,” ungkap Airlangga.
Kunci dalam kampanye door to door, menurut Airlangga adalah menggerakkan mesin-mesin politik Partai Golkar dari level paling bawah. Dia juga mengingatkan pentingnya kampanye dengan memanfaatkan media dan IT secara tepat guna.
Salah satunya memanfaatkan aplikasi ‘Saksiku’ yang diluncurkan Golkar pada Pemilu 2019 agar terus diupgrade.
Rakornis ini membahas soal kesiapan DPD tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam menghadapi Pilkada 2020. Agenda lainnya adalah mengevaluasi surat tugas dan surat penetapan sementara.
“Saya berharap Rakornis ini dapat merumuskan metode kampanye yang efektif dan efisien sesuai dengan kebijakan new normal. Metode kampanye yang tepat di era new normal akan menentukan upaya Partai Golkar mencapai target kemenangan di Pilkada 2020 sebesar 60 persen,” jelas dia.
Airlangga menyatakan jika Pilkada 2020 ini menjadi strategis jika dihadapkan dengan agenda Pemilu 2024. “Tidak ada kata lain selain meraih kemenangan sebesar-sebesarnya, tugas kita adalah mengutamakan dan mengusung kader-kader terbaik yang dapat memenangkan pilkada, seoptimal mungkin,” tutur Airlangga.
Menko Perekonomian ini menambahkan, dirinya ingin kader-kader Golkar maju dan terpilih sebagai kepala daerah. “Partai Golkar harus bekerja keras, saling membantu agar kader Partai Golkar dan (calon) yang diusung Partai Golkar memenangkan pertarungan pilkada tersebut,” tandas Airlangga. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.