A place where you need to follow for what happening in world cup

Pemain Persebaya Asal Bima Galang Dana Korban Banjir

124

FOTO. Inilah pemain andalan Persebaya, kelahiran Kabupaten Bima yang menunjukkan kepeduliannya pad korban banjir bandang di Bima melalui kaos Pray for Bima yang digunakannya selama gelaran Piala Menpora. (FOTO. RUL/DS)

MATARAM, DS – Pemain Persebaya Surabaya, Ady Setiawan, menggalang dana dukungan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Bima

Pria kelahiran Bima itu tak lupa mengirimkaan doa pada korban yang meninggal dunia di kampung halamannya. Sesuai laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten setempat, telah ada dua warga Bima yang meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Tercatat kurang lebih 9.245 KK atau 27.808 jiwa terdampak.

Ady mengaku sudah mengetahui informasi tersebut. Bahkan, ia terus memantau perkembangan situasi di kampung halamannya melalui sanak saudara dan beberapa rekannya yang tinggal di Bima.

“Saya diberitahu keluarga dan kerabat hari Jumat ada bencana di Bima. Bencananya cukup parah. Maka saya berinisiatif bikin dukungan buat kampung halaman. Jadilah kaos itu (Pray for Bima),” kata Ady dalam akun Instagram miliknya, Kamis (8/4).

Lebih lanjut, Ady juga menjelaskan awalnya ia akan menunjukkan kaos tersebut saat akan mencetak gol pada pertandingan pada Sabtu (3/4) lalu antara Persebaya kontra Persela. Sayangnya, dua peluang emas yang didapatkan pada babak pertama dan kedua belum dapat dikonversi menjadi gol.

Persebaya pun harus puas ditahan imbang 0-0 oleh Laskar Joko Tingkir sehingga membuat kaos dukungannya urung ditampilkan.

“Rencananya mau selebrasi dengan menunjukkan kaos itu, tapi saya gagal cetak gol. Saya tetap ingin memberi dukungan, jadi saya persembahkan lolosnya Persebaya ini untuk warga Bima dan semua yang terkena bencana,” ujarnya.

Meski gagal menang, namun Bajol Ijo tetap berhak satu tempat di babak delapan besar. Dan prestasi itulah yang dipersembahkan Ady untuk warga Bima dan sekitarnya yang terdampak banjir bandang.

Saat ini Ady tetap secara intensif memantau perkembangan bencana alam di Nusa Tenggara. Ia berharap bantuan segera datang dan bencana dapat selesai secepatnya. Ia lantas mengajak kawan-kawan di luar untuk memberikan perhatian kepada Bima dan Flores yang juga baru kena musibah.

“Saya berdoa agar bencana Bima dan Flores segera berakhir. Semoga Indonesia dijauhkan dari bencana apapun. Ady juga mengajak untuk bantu korban dengan cara yang kita mampu,” tandas Ady Setiawan.

Diketahui, banjir bandang di Kabupaten Bima selain menyebabakan korban jiwa, kurang lebih 9.245 unit rumah warga terendam, 12 diantaranya rusak. Empat unit jembatan juga ikut terputus. Selain itu, 294 hektare lahan pertanian dan 25 hektare lahan perikanan warga ikut terdampak.

Hujan yang turun selama kurang lebih sembilan jam pada Sabtu (3/4), di seluruh wilayah Kabupaten Bima menyebabkan bendungan yang ada di empat kecamatan meluap, sehingga menggenangi persawahan dan perumahan warga di 29 desa.

Tercatat wilayah yang terdampak banjir adalah Kecamatan Madapangga, Kecamatan Bolo, Kecamatan Woha, dan Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Dikabarkan banjir terjadi mulai pukul 15.00 WITA. Tinggi mata air saat kejadian dilaporkan berkisar antara 50 sampai 200 sentimeter. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas