Pelecing, Beberok dan Kolak Pisang “Tampil” di Simposium APGN

KLU,DS-Keberhasilan penyelenggaraan Simposium APGN ke 6 tahun 2019 bukan hanya diukur dari kemampuan tuan rumah memanage berbagai event yang menjadi rangkaian kegiatan simposium ini, tetapi lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana yang tepat untuk makin memperkenalkan budaya, potensi wisata, dan khasanah lainnya.

Seperti di even simposium kali ini, tuan rumah tidak ingin ketinggalan memperkenalkan masakn tradisionalnya antara lain pelecing kangkung, beberok dan kolak pisang. Bagi tamu yang berasal dari dalam negeri, tentu tidak akan asing dengan jenis makanan tersebut, tetapi bagi tamu luar negeri, terutama agi yang pertama kali ke Indonesia, menjadi perhatian tersendiri.

Salah seorang tamu yang bertanya ke petugas di restoran terkait dengan makan tersebut terlihat piawai menjelaskan tentang jenis, bahan-bahannya bahkan tentang rasanya,

Sempat muncul tawa kecil dari grup Indonesia pada saat ada yang menyebut pelecing dengan sebutan “pelecaing kengkung”, namun segra ditambahkan oleh peserta lainnya bahwa itu semacam tradisional salad, namun dengan rasa pedas Lombok sebagai rasanya.

Terlihat peserta menikmati sajian makan siang yang disiapkan oleh Hotel yang merupakan perpaduan antara makanan internasional dan tradisional. Ditambah dengan suara air di kolam renang, deburan ombak dan pemandangan yang indah di depaan restoran membuat suasana makan siang pun menjadi lebih bermakna.hm

Tinggalkan Balasan