Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pejabat Tapanuli Utara ke Lotim Teken MoU

0 7

SELONG,DS- Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ, menerima kunjungan kerja delegasi Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatra Utara, di ruang rapat Wakil Bupati, Senin (24/02/2020).

Pada kesempatan tersebut, Wabup memberikan pemaparan terkait komoditas pertanian yang menjadi andalan Kabupaten Lombok Timur, yakni bawang putih varietas Sangga. Yang hingga saat ini masih terus dikembangkan oleh petani di kawasan Sembalun.

“Ada 26 kelompok petani bawang putih. 1600-an petani tergabung dalam kelompok itu,” sebut Wabup.

Namun, dengan besarnya potensi pertanian bawang putih di Lombok Timur, permasalahan pemasaran masih menjadi kendala bagi petani. Sehingga, Pemda Lombok Timur harus turun tangan dengan menunjuk perusahaan sebagai off taker pasca panen. Dengan demikian, harga pembelian pasca panen dapat dikontrol oleh Pemerintah Daerah.

Selaku Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) NTB, Wabup juga menyebut telah membuka akses permodalan kepada petani dengan menjalin kerjasama dengan Bank Daerah.

“Kita coba berikan akses ke Bank NTB. Dan, akan diberikan biaya mulai dari pra tanam hingga pasca panen, sebanyak Rp. 50 juta,” ucap Rumaksi seraya menyebut bunga yang dibebankan ke petani akan diturunkan menjadi 4%.
HKTI NTB juga berupaya dengan mendesak Bupati agar membuat Perbup tentang harga pembelian minimal. Sehingga, penuruan harga pasca panen tidak lagi menjadi keluhan bagi petani bawang putih.

Sebagai bentuk kerjasama dengan Pemkab Tapanuli Utara, Wabup juga mengatakan kesiapannya mengirimkan petani bawang putih Sembalun ke Tapanuli Utara untuk memberikan pendampingan bagi petani disana. Seperti halnya yang telah dilakukan dalam kerjasama dengan Provinsi Sulawesi Tengah.

“Para petani di Sembalun ini, sudah paham betul seperti apa cara menanam bawang putih. Bahkan, Mereka biasa menanam bawang putih di halaman rumah,” kata Wabup.

Selain menjelaskan tentang pertanian, dihadapan delegasi Tapanuli Utara, Wabup juga memaparkan potensi pariwisata Lombok Timur yang juga dapat dikerjasamakan dengan Pemkab Tapanuli Utara.

Sementara itu, Sekda Tapanuli Utara, Indra Simaremare, selaku pimpinan rombongan menyampaikan permintaan maaf dari Bupati Tapanuli Utara, yang tidak sempat turut hadir ke Lombok Timur. Dikarenakan padatnya kesibukan yang dijalankan sang Bupati.

Indra pun memaparkan tentang topografi Tapanuli Utara yang merupakan dataran tinggi dan sangat cocok untuk penanaman holtikultura jenis bawang. Terlebih mayoritas masyarakat Tapanuli Utara bermata pencaharian sebagai petani. Ia pun menyambut baik tawaran Wabup untuk mengirimkan petani ahli bawang putih untuk memberikan pelatihan penanaman bawang putih bagi petani di daerahnya.

“Kami menyambut gembira tawaran pak Wabup untuk melatih petani kami membudidayakan bawang putih,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut juga ditanda tangani Momerandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Lotim dan Pemkab Tapanuli Utara. Kemudian ditutup dengan pemberian cinderamata. Dd

Leave A Reply