Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pasien Covid-19 di NTB Nambah 11 Orang sehingga Total 21 Orang

0 14

MATARAM,DS-Sebanyak 11 kasus pasien baru dinyatakan positif Covid-19, Kamis (9/4). Dengan demikian jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB mencapai 21 orang. Sebanyak.2 orang meninggal dunia dan. 2 orang sembuh dan telah pulang ke rumah masing-masing.

Sekda NTB selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi, dalam keterangan persnya, Kamis (9/4), mengemukakan sebanyak 17 orang masih dalam perawatan dengan kondisi klinis semakin membaik, menunggu hasil tes negatif 2 kali untuk bisa dipulangkan.

“Untuk mencegah penularan lebih lanjut, petugas kesehatan terus melakukan penelusuran (contact tracing )terhadap semua orang yang pernah melakukan kontak dengan seluruh pasien terkonfirmasi positif Covid-19,” katanya.

Hingga rilis tersebut dikeluarkan, jumlah pasien dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 112 orang. 44 PDP masih dalam status pengawasan, sedangkan 68 PDP dinyatakan selesai dalam pengawasan/sembuh.

Jumlah PDP yang meninggal sebanyak 9 orang, terdiri dari 2 orang positif Covid-19 dan 7 orang negatif. Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 3.315 orang. Sebanyak 1.797 orang masih dalam pemantauan dan sisanya 1.518 orang dinyatakan selesai dalam pemantauan.

Gita mengharapkan semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang. “Keberhasilan pencegahan penularan Covid-19 sangat bergantung dari kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat untuk tetap tinggal di rumah, memakai masker jika terpaksa ke luar rumah, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik sesering mungkin terutama sebelum makan atau menyentuh wadah makanan, dan menjaga jarak jika berkomunikasi minimal dua meter,” urainya.

Kian cepatnya diketahui pasien terkena Covid-19 tidak lepas dari telah tersedianya peralatan Laboratorium Biomedis RSUD Provinsi NTB yang diberi kewenangan oleh Kemenkes RI untuk melakukan pemeriksaan swab atau sampel Covid-19 secara mandiri. Artinya, pemeriksaan terhadap hasil sampel saat ini tidak perlu lagi dilakukan di Surabaya.”Dengan demikian saat ini kita bisa mengetahui hasil lab dengan lebih cepat,” kata Gita.

Adanya keterbukaan informasi ini diharapkan Sekda membuat semua pihak bisa semakin tanggap melakukan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan bersama. Selain itu pasien yang terkonfirmasi positif juga dapat segera diberi tindakan penanganan medis yang tepat dan sesuai, sehingga segera sembuh dan bisa dipulangkan.

Sebanyak 11 pasien baru penderita Covid 19 berasal dari KLU 1 orang, Mataram 8 orang dan Lobar 2 orang. Mereka ada yang memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit, ada juga yang memiliki riwayat kontak langsung dengan penderita Covid 19. ian

Leave A Reply