Membangun Masyarakat Cerdas dan Berwawasan Luas

Pasien Corona Lotim Bertambah 2 Orang. Kajian Syarat Pembukaan Masjid Disesuaikan

1

SELONG, DS- Dalam rilis yang dikeluarkan Gugus Tugas NTB Selasa (18/05/2020), diketahui terjadi penambahan 18 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Dari 18 kasus tersebut, terdapat dua pasien yang berasal dari Lombok Timur. “Malam ini, ada tambahan positif dua orang,” singkat Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Timur, H.M Juaini Taofik.

Dalam rilis tersebut dijelaskan riwayat kedua pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit, dan juga tidak pernah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.

Namun, Taofik menduga salah satu pasien nomer 389, yakni N (46), yang merupakan tenaga kesehatan terjangkit di luar Lombok Timur. Karena yang bersangkutan kerap keluar Lombok Timur untuk memeriksakan kandungannya di salah satu rumah sakit swasta. N sendiri merupakan warga Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra.

“Kemungkinan luar Lotim, karena yang bersangkutan sering berobat ke luar sebelum dirapid,” ucapnya.

Sementara satu orang lainnya, yakni pasien nomer 388, MS (18), merupakan warga lingkungan Batu Belek, Kelurahan Rakam, Kecamatan Selong, merupakan pasien dengan kelainan kejiwaan. Yang saat ini dirawat di RSJ Mataram.

Riwayat kntak erat kedua pasien tersebut pun telah di telusuri oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Timur.

Satunya lagi Di batu Belek, Salon Ayiss tapi sudah lama ditutup Petugas.., “Insyaallah, kontak erat keduanya sudah diintervensi petugas kita. Satu dirawat di wisma Haji Mataram, dan satu di rumah sakit jiwa. Karena yang bersangkutan memang sebelumnya mengalami gangguan jiwa,” terang Taofik.

Dengan adanya tambahan positif ini, maka akan dilakukan penyesuaian kajian untuk membuka tempat ibadah. Padahal sebelumnya, Bupati mensyaratkan kesembuhan dua pasien positif sebelumnya sebagai salah satu syarat pertimbangan pembukaan tempat ibadah.

Lalu bagaimana tambahan ini akan mempengaruhi persyaratan yang telah disampaikan Bupati tersebut? Menjawab pertanyaan ini, Taofik mengatakan akan dilakukan penyesuain sesuai dengan kondisi penambahan pasien positif Covid-19 ini.

“Covid-19 sangat cepat. Maka proses kajian juga menyesuiakan. Kita tunggu,” ujarnya.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.