Berbagi Berita Merangkai Cerita

Pasangan Anomali Bakal jadi Kuda Hitam di Pilkada Loteng 2020

0 92

MATARAM, DS  – Lembaga kajian politik NTB M-16 memprediksi bakal muncul pasangan calon bupati dan wakil bupati yang anomali di Pilkada Lombok Tengah.

Figur yang selama ini dinilai underdog dan tak memiliki dukungan politik kuat, justru akan muncul dalam kontestasi Pilkada Lombok Tengah 2020. “Dari perkembangan terbaru saat ini, dan peta politik yang mencuat, M-16 memprediksi akan ada pasangan calon anomali yang justru akan menjadi kuda hitam di Pilkada Lombok Tengah,” ujar Bambang, Kamis (30/1) kemarin.

Menurut dia, opini yang berkembang saat ini Pilkada Lombok Tengah akan menempatkan pasangan petahana Wakil Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri dan putra atau kerabat lain dari Bupati Lombok Tengah, H Suhaili FT sebagai pasangan kuat yang didukung dua partai besar Gerindra dan Golkar.

Namun dalam perkembangan konstelasi sampai hari ini , justru pasangan  yang dianggap  the dream team belum menunjukkan progres kearah kepastian sinergi paslon. Sehingga pihak Gerindra memberikan tenggat waktu selama dua minggu kepada Pathul Bahri untuk menentukan pasangannya.

“Belum pasti juga. Apalagi santer ada rumors bahwa Golkar belum  mau di posisi kedua sebagai Wakil (Bupati), sementara Petahana Wabup juga pasti mau jadi nomer satu,” katanya.

M-16 menduga, apabila sampai tenggat waktu yang diberikan kepada Petahana Lalu Pathul Bahri belum bisa ditentukan pasangannya. Hak ini bisa jadi merupakan sinyal awal belum tercapainya formulasi sinergi politik yang pas  dengan putra atau kerabat lain dari Bupati Suhaili.

“Bagaimanapun juga Gerindra akan dorong  Pathul  maju sebagai calon Bupati sendiri demi menjaga marwah partai ,” ulas didu  sembari menambahkan diprediksi kuat Golkar akan mencalonkan putra atau kerabat lain Bupati Suhaili sebagai calon Bupati.

“Peluang ini sangat besar, diduga mereka akan maju sendiri-sendiri dan menggandeng calon Wakil masing-masing,” ucap Bambang.

Koalisi PDIP-PKS

Bambang menilai, seandainya  kubu sesama petahana pisah jalan maka akan ada beberapa pasangan pasangan anomali yang muncul dan memiliki kans kuat digandeng oleh masing-masing kubu petahana tersebut dengan berbagai pertimbangan taktis maupun strategis.

Kata Bambang, tren konstestasi politik di NTB akhir-akhir ini menunjukkan banyak pendatang baru justru  memenangkan pertarungan karena sukses memikat hati masyarakat.

Direktur Mi6 ini kemudian melanjutkan kekuatan pendatang baru yang anomali terlihat pada spirit dan keinginannya yang kuat yakni mampu mengubah kekurangan menjadi kelebihan. “Semangat ini tidak dimiliki oleh calon kuat yang kerap terbelenggu oleh zona nyaman,” tandas Bambang seraya menambahkan, sosok H Ruslan Turmuzi (Politisi PDIP) yang akrab disapa RT yang kini menjabat anggota DPRD NTB, justru merupakan salah satunya calon anomali melalui berbagai upaya terobosan politik baik secara terbuka ataupun underground.

“Terutama dengan melihat koalisi PDIP PKS, saya pikir  Ruslan Turmuzi bisa masuk kriteria calon anomali  jika diberi kepercayaan dan tentu jika ada Keajaiban ( Miracle )  Politik. Tentu ada beberapa calon  underdogs lainnya yang memiliki kans  seperti RT,” pungkasnya. RUL.

Leave A Reply