Jumat , 15 November 2019
Home / Pariwisata / Samota Harus Jadi Kawasan Ramah Investasi
Silaturrahim mantan Wagub NTB Badrul Munir bersama Gubernur NTB

Samota Harus Jadi Kawasan Ramah Investasi

MATARAM,DS – Selain menjadi cagar biosfer dunia, kawasan Samota di Pulau Sumbawa didesain menjadi kawasan yang ramah investasi. Samota yang merupakan akronim dari Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Tambora merupakan wilayah yang sangat kaya dengan sumber daya alam. Potensi tersebut harus memberi manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar.

Hal tersebut mengemuka dalam acara silaturahim mantan Wakil Gubernur NTB Ir. H. Badrul Munir bersama Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di Ruang Kerja Gubernur NTB , Selasa (05/11/2019).

Gubernur NTB dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa kedua kawasan super prioritas di NTB itu, yaitu Mandalika dan Samota harus terus dipacu.

“Mari kita terapkan secara konsisten pembangunan Samota tersebut yang berbasis kepada masyarakat tentunya dengan mengembangkan sumber daya lokal,” ujarnya seraya berharap aktivitas ekonomi masyarakat di Samota memasuki proses industrialisasi. Misalnya, produksi Ikan menjadi tepung Ikan. “Kalau kita kelola melalui proses industrialisasi, maka akan terjadi nilai tambah pada pendapatan masyarakat kita,” tutup Gubernur.

Sementara itu H. Badrul Munir menjelaskan bahwa, semua komoditas yang ada di Samota itu akan diolah di dalam daerah. Menurutnya, dengan diolahnya komoditas tersebut, selain menambah pendapatan masyarkat, tentunya Provinsi NTB tidak akan mengimpor barang mentah.

“Kita punya kopi Tambora, kita juga punya Mente, semuanya kita oleh disini untuk selanjutnya kita machingkan dengan enam program strategis NTB Gemilang,” ujarnya.

Lebih jauh BM sapaan akrab Badrul Munir mengatakan bahwa, Samota harus menjadi kawasan yang ramah investasi. Selain itu Samota juga harus menjadi salah satu basis industrialisasi komoditas lokal.

“Samota ini kita hajatkan untuk memperkuat kawasan wisata dengan didukung daya tarik dari Pulau Moyo, Teluk Saleh, dan Tambora,” tambahnya

Badrul Munir yang menjabat sebagai Wakil Gubernur NTB periode 2008-2013 ini berharap, agar Samota tersebut bisa menjadi kawasan yang maju. “Apapun yang kita lakukan, penerima manfaat dari Samota ini harus masyarakat,” ujarnya.hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Karya Bhakti TNI 2019 Sasar Restorasi Sungai di Lobar

MATARAM, DS – Komandan Korem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan fungsi sungai memiliki …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: