Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Pariwisata / Pemerintah Usulkan Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah Balap F-1
Presiden Jokowi didampingi Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Dirut ITDC Abdulbar M. Mansoer saat meninjau kawasan KEK Mandalika yang akan menjadi lokasi MotoGP 2021

Pemerintah Usulkan Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah Balap F-1

MATARAM, DS – Rencana pemerintah Indonesia melalui Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang akan menjajaki juga adanya kemungkinan bertindak selaku tuan rumah penyelenggaraan balap jet darat Formula Satu (F1) di tengah persiapan menggelar MotoGP Mandalika di tahun 2021 mendatang, menuai dukungan Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Menurut Zul, tidak ada perbedaan antara sirkuit MotoGP dan Formula Satu. Mengingat, kebiasan di berbagai negara lainnya juga menggelar dua event yang sama di satu sirkuit yang sama.

“Jika itu memang rencana pemerintah maka kita harus pastikan agar bisa menjadi tuan rumah yang baik. Pokoknya, kita siap menyukseskan dan mendukung apa saja yang menjadi program pemerintah,” ujar Gubernur menjawab wartawan, Kamis (23/5).

Zul mengakui dengan ditunjukknya NTB sebagai tuan rumah MotoGP pada tahun 2021, keinginannya menjadikan NTB sebagai daerah sport tourism akan bisa terwujud. Apalagi, ia berencana mengadakan kejuaraan Tenis internasional di NTB sebelum seri kejuaaraan Australia Open.

Harapannya, sebelum event dunia di Australia, para atlet tenis dunia berlibur sambil bertanding pemanasan di Lombok. “Rumusan kejuaraanya masih kita matangkan, insyaallah kejuaraan yang kita lakukan itu adalah bentuknya pemanasan jelang seri Australia Open,” kata Gubernur.

Sementara itu, Dirut ITDC, Abdulbar M. Mansoer, menyatakan jika Indonesia turut menjajaki kemungkinan bertindak selaku tuan rumah penyelenggaraan balap jet darat Formula Satu (F1) juga di Mandalika. Selain itu, pemerintah juga menyeriusi niatan untuk menjadi tuan rumah dalam Olimpiade 2032 mendatang.

Abdulbar M. Mansoer dan Erick Thohir mengemukakan hal itu usai pertemuan mereka dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Kami dari ITDC akan menyelenggarakan MotoGP di tahun 2021 di Mandalika. Bapak Presiden menyampaikan bahwa akan lebih efisien lagi atau akan lebih baik lagi bagi country branding Indonesia jika Indonesia juga mempunyai balap mobil F1 yang merupakan balap mobil terkemuka di dunia,” ujar Dirut ITDC dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5) petang.

Menurut Presiden, sebagaimana yang dikatakan oleh Abdulbar, Indonesia dapat memanfaatkan ajang MotoGP sebagai upaya memperkuat citra Indonesia di mata internasional. Ajang F1 juga dianggap tepat untuk semakin memperkuat citra tersebut mengingat saat ini pemerintah juga sedang menyiapkan sirkuit di Mandalika.

“Beliau menyampaikan, F1 ini patut kita jajaki untuk diselenggarakan dalam rangka country branding Indonesia dan juga dalam memperkuat brand sport tourism di Indonesia selain MotoGP dan juga upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2032,” ucapnya.

ITDC sendiri mengaku siap menjalankan program pemerintah untuk menjadikan sirkuit Mandalika sebagai ikon Indonesia yang menggelar dua ajang balap berkelas dunia.

“Kami siap mendukung program pemerintah dan kami akan segera menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk melihat kemungkinan F1 dapat diselenggarakan di Sirkuit Mandalika,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir menjelaskan arahan Presiden mengenai kemungkinan untuk menggelar balapan F1 tersebut didasari pada pembangunan sirkuit Mandalika yang dirasa akan lebih bermanfaat bila tidak hanya ditujukan untuk menggelar MotoGP saja di tahun 2021 mendatang.

“Kita melihat daripada track yang sedang dibangun di Mandalika ini juga bisa dimanfaatkan untuk arena balapan mobil di mana tidak ada pemborosan. F1 bisa ataupun kendaraan balap mobil yang lain,” kata Erick.

Erick melihat adanya peluang bagi Indonesia untuk melakukan itu. Peluang ini pula yang menjadi kesempatan emas bagi kita untuk dapat meningkatkan sektor pariwisata nasional.

“Kita melihat opportunity ini tidak hanya opportunity sebagai penyelenggara, tetapi bagaimana juga kita kaitkan dengan investasi ke depan, investasi tourism. Kita tahu Indonesia tidak hanya menjajaki halal tourism, tapi juga menjajaki menjadi negara yang tidak kalah bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia dalam menjual sport tourism ataupun kebudayaan,” tandasnya. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Anak Muda NTB Jangan Seperti Anak Ayam yang Mati di Lumbung Padi

MATARAM,DS-Tidak kurang dari 300 anak muda NTB akan dikirim ke Sirkuit Sepang, Malaysia untuk dilatih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: