Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Pariwisata / Mandalika Lombok jadi Tuan Rumah Moto GP
Gubernur Zulkieflimansyah didampingi Bupati Loteng HM. Suhali FT dan Ustadz Yusuf Mansur usai kegiatan Mandalika Berzikir

Mandalika Lombok jadi Tuan Rumah Moto GP

MATARAM,  DS –  Dorna selaku promotor ajang balap motor bergengsi dunia akhirnya resmi mengumumkan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP 2021. Tak hanya itu, Indonesia juga akan menggelar kejuaraan World Superbike (WSBK).

Sebelumnya, Dorna dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah menjalin kesepakatan untuk menggelar dua kejuaraan itu di Madrid, Spanyol pada 28 Januari 2019. Indonesia bakal menggelar MotoGP dan WSBK di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort, di Kabupaten Lombok Tengah.

Terkait hal itu, Gubernur Zulkieflimansyah menyambut antusias kepastian MotoGP 2021 dihelat di Mandalika. Menurut Zul, perhelatan MotoGP itu akan bisa meningkatkan jumlah kedatangan turis, yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Yang pastinya adanya event dunia itu, pasti akan meningkatkan kunjungan tourism di NTB. Disitu jelas, dampaknya akan memberi kesejahteraan bagi perekonomian masyarakat,” ujar Gubernur menjawab wartawan melalui pesan whatsappnya, Sabtu (23/2).

Menurut Zul, menyangkut biaya lisensi penyelenggaraan MotoGP maka hal itu jelas butuh adanya kerjasama banyak pihak. Pembahasan soal ini akan dibicarakan juga dengan pihak DPRD NTB. “Nanti akan ada bahasan tentang hal tersebut karena kita juga harus bicarakan dengan DPRD Provinsi dan DPRD serta pemkab Lombok Tengah juga,” kata Gubernur.

Rencananya, sirkuit Mandalika akan dibangun pada Oktober 2019. Sirkuit Mandalika akan memiliki panjang 4,32 km. Sirkuit tersebut memiliki satu lintasan lurus, yang sepertinya akan menjadi garis start dan finis. Sirkuit akan terdiri atas 18 tikungan.

Sarana penunjang area paddock akan memiliki 40 garasi untuk kegiatan operasional tim balap. Sedangkan kapasitas grand stand mencapai 93.200 tempat duduk. Itu belum termasuk 138.700 area tanpa tempat duduk dan hospitality suites, yang mampu menampung 7.700 penonton.

“Bukan hanya kita akan berbicara tentang NTB lagi, tapi dunia akan datang menyapa kita semua secara langsung,” jelas Zulkieflimansyah.

 

Sirkuit Jalan Raya

Sementara itu, Operasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dilaporkan akan membangun sirkuit balapan dengan konsep jalan raya seperti balapan Formula 1 di GP Singapura dan Monako. Nantinya, sirkuit Mandalika akan memiliki panjang 4,32 kilometer dengan 18 tikungan.

“Ini akan menjadi sebuah rencana yang unik. Memiliki sirkuit urban dan kelas dunia di negara dengan fans MotoGP yang sangat besar,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Dorna, Carmelo Ezpeleta, yang dirilis di situs resmi MotoGP.

Menurut Carmelo, Indonesia adalah kunci bagi pemasaran pihaknya. Hal itu jika menilik dari data prosentase fans olahraga otomotif yang dianggap sangat tinggi  selama ini. “Harapan kita, adanya pertandingan di sana. Maka, atmosfer MotoGP akan semakin kental ketika sirkuit sudah selesai dibangun,” jelasnya.

Ezpeleta menilai adanya WSBK juga akan membuat tontonan lebih menarik. Warga Lombok bakal disuguhi dua ajang kelas dunia di area yang sama. “Kami sangat antusias bisa bermitra dengan Dorna dan bahagia sekali bisa membawa kejuaraan-kejuaraan balap motor kelas dunia ke Indonesia dan Mandalika di Lombok secara bersamaan,” ujar CEO ITDC Abdulbar M. Mansoer dalam siaran tertulisnya.

Menurut dia, untuk menyambut kegiatan itu, sejumlah investor berbondong-bondong membangun infrastruktur perhotelan dengan total kapasitas direncanakan mencapai 1.500 kamar.

Hal tersebut diungkapkan, Direktur Konstruksi dan Operasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ngurah Wirawan mengatakan saat ini sudah ada hotel yang masuk dalam tahap konstruksi. Targetnya, hotel sudah dapat digunakan di awal tahun 2021. Sedangkan, beberapa hotel lainnya akan mulai membangun di tahun ini.

“Hotel Pullman, Paramount, Royal Tulip dan X2 sedang dalam masa konstruksi. Total 1.500 kamar diharapkan siap di awal 2021. Kalau hotel lain direncanakan mulai tahun ini,” jelas Ngurah menjawab wartawan dalam siaran tertulisnya, kemarin.

Menurut dia, pembangunan hotel tersebut dibangun oleh investor baik dari dalam dan luar negeri. Sedangkan untuk pengembangan fasilitas, hanya Pullman yang berinvestasi. Nilai investasi ke pengembangan fasilitas di Mandalika mencapai hingga Rp 750 miliar.

“Hanya Pullman yang investasi ITDC. Itu sekiTar Rp 750 miliar. Kalau yang lain murni investor swasta dalam dan luar negeri (pembangunan hotel),” tandas Ngurah Wirawan.

Sedangkan, sirkuit MotoGP akan digunakan pada tahun 2021 nanti. Rencana, pembangunan jalan sirkuit dimulai pada Oktober nanti dengan proses pelapisan hingga uji layak guna meningkatkan standar. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Anak Muda NTB Jangan Seperti Anak Ayam yang Mati di Lumbung Padi

MATARAM,DS-Tidak kurang dari 300 anak muda NTB akan dikirim ke Sirkuit Sepang, Malaysia untuk dilatih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: