Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Pariwisata / Isu Tiket Pesawat akan Terselesaikan, Menpar Kunjungi Gili Air
Menpar RI ketika mengunjungi Gili Air, KLU

Isu Tiket Pesawat akan Terselesaikan, Menpar Kunjungi Gili Air

TANJUNG, DS-Menteri Pariwisata Arief Yahya kembali berkunjung ke Provinsi NTB dengan agenda kunjungan memastikan pemulihan sektor pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU) khususnya tiga gili (Trawangan, Meno dan Air). Kunjungan Menpar sekaligus melakukan groundbreaking dan penanaman pohon di Ama-Lura Resort Gili Air, Kamis (21/2).

Menurutnya, pemulihan pariwisata NTB, khususnya KLU pasca gempa baru terlihat pada April mendatang.

“Ground Breaking ini adalah semangat kita untuk bangkit,” ujarnya.

Dijelaskan, kunjungannya ke NTB khususnya ke Gili Air merupakan salah satu agenda dari tiga kegiatan kunjungannya ke NTB. Dimana, dua kegiatan lainnya akan meresmikan poltekpar di Lombok Tengah dan melihat persiapan kegiatan Festival Milenial yang akan dilaksanakan pekan depan.

“Ketiga kegiatan itu untuk mendorong Lombok Bangkit yang tengah dicanangkan Kemenpar RI. Kita harapkan dengan kehadiran kita saat ini akan mengaksesi Lombok bangkit ini,” sambungnya.

Arief menegaskan, dirinya cukup percaya diri jika Lombok sudah bangkit. Demikian itu terlihat dari informasi tentang jumlah penerbangan sudah mulai pulih dan ini menjadi kabar bagus bagi kebangkitan pascagempa ini. Bahkan juni mendatang akan ada penerbangan baru dari Singapura ke Lombok dan dari Malaysia juga.

“Kita lihat penerbangan domestik juga sudah mulai pulih,” cetusnya.

Arief tidak membantah jika saat ini tingkat kunjungan ke destinasi wisata menurun. Namun hal ini masih merupakan efek dari bencana alam yang terjadi Agustus 2018 lalu.

” Biasanya daerah terdampak gempa baru bisa mulai pulih setelah 6 bulan pasca bencana. Contohnya seperti di Bali dulu, bencananya September, recoverynya April baru jalan,” ungkapnya.

Di NTB sendiri terhitung sejak Agustus 2018 lalu sehingga diharapkan pariwisata sudah mulai pulih kembali pada April mendatang. Terutama di kawasan gili yang menyumbang banyak kunjungan wisatawan setiap tahunnya.

Arief juga mengungkapkan, sebenarnya beberapa minggu yang lalu angka kunjungan dan okupansi sudah mendekati 50 persen. Namun ada lagi bencana lainnya seperti kenaikan harga tiket pesawat, itu yang membuat pariwisata slow down saat ini.

” Okupansi dan kunjungan wisatawan turun  lagi menjadi 30 persen. Sekarang kita harapkan isu tiket pesawat ini bisa terselesaikan. Supaya bisa recovery lagi dan bisa naik 50 persen lagi,” tandasnya.

Pada krsempatan itu, Menpar mengatakan dukungan penuh pada recovery Lombok sudah dilakukan. Selain anggaran Rp 20 miliar, juga mendukung semua even yang digelar. Promosi besar-besaran juga dilakukan hingga luar negeri jika Lombok sudah pulih. Hampir semua billboard di Jakarta isinya tentang promosi Lombok.

“Kita memastikan bahwa Pariwisata kita sudah pulih,” katanya. man

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Anak Muda NTB Jangan Seperti Anak Ayam yang Mati di Lumbung Padi

MATARAM,DS-Tidak kurang dari 300 anak muda NTB akan dikirim ke Sirkuit Sepang, Malaysia untuk dilatih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: