Senin , 23 September 2019
Home / Pariwisata / Hari Kedua, Jenazah Wisatawan Prancis Ditemukan

Hari Kedua, Jenazah Wisatawan Prancis Ditemukan

MATARAM, DS – Jenazah wisatawan asal Prancis, Nicolas (39), yang dilaporkan hilang saat menyelam di perairan Gili Panggang, Kecamatan Sekotong, Lobar, Kamis (16/2) berhasil ditemukan. Saat ini, korban masih berada di Puskesmas Sekotong.
Humas Basarnas Kantor SAR Mataram, Putu Cakra Negara, membenarkan hal itu. Menurutnya, penemuan mayat wisatawan dilakukan oleh dua tim yang diterjunkan Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Mataram pada kedalaman 15 meter sekitar pukul 09.30 Wita pada Jumat (17/2) kemarin.
“Penemuan korbannya juga di perairan Gili Panggang,” ungkapnya menjawab wartawan melalui pesan Whatsapp.
Menurutnya, pasca ditemukan, korban langsung dibawa kePuskesmas Sekotong, dengan dikawal aparat kepolisian dari Polres Lobar. Hingga kini, pemeriksaan masih berlangsung.
“Yang utama, kami serahkan dulu jenazah ke pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan di Puskemas. Nah, nantinya kewenangan kepolisianyang akan menentukan apakah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB atau tidak,” jelas Putu Cakra.
Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan, Nicolas menginap di salah satu hotel di Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah, bersama dua orang rekannya, yakni Julien (29), dan Benjamin (42). Keduanya juga warga negara Prancis.
Korban bersama dua rekannya berangkat dari penginapan menuju Gili Panggang, pada Kamis (16/2), pukul 08.00 Wita. Selanjutnya, korban dan dua rekannya didampingi tiga orang pemandu wisata asal Kabupaten Lombok Tengah, yakni Muhamad (27), Galih Purwono (22), dan Budi (35), berangkat melalui pantai Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah, menggunakan perahu milik Dinas Perikanan setempat.
Mereka tiba di Gili Panggang, sekitar pukul 10.00 WITA, dan langsung melakukan aktivitas menyelam. Ketiga warga negara Prancis itu menyelam bersamaan, namun hanya Nicolas yang tidak muncul ke permukaan. Hingga pukul 12.00 WITA, korban tidak muncul-muncul ke permukaan.
Sedangkan dua rekan korban bersama tiga pemandu wisata, akhirnya kembali ke pantai Selong Belanak dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Praya barat. Basarnas Kantor SAR Mataram yang mendapatkan informasi dari kepolisian langsung mengerahkan tim yang beranggotakan 12 orang untuk melakukan upaya pencarian.
Pencarian dilakukan dengan menyisir perairan Gili Panggang, Sekotong dan sekitarnya menggunakan perahu karet, dan berhasil menemukan korban pada hari kedua. Sehingga, atas ditemukannya korban itu, Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit menghentikan secara resmi operasi pencarian.
“Begitu hari kedua ditemukan, langsung operasi pencarian korban dihentikan atas instruksi langsung Kepala Kantor SAR Mataram,” ujar Putu Cakra Negara. fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Simposium APGN di Lombok NTB, Bahas 5 Subtema

MATARAM,DS-The 6th Asia Pacific Geoparks Network (APGN) Symposium 2019 di Lombok Nusa Tenggara Barat, mengangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: