Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Pariwisata / FPT 2019 Momentum Tunjukkan Etalase Keindahan Budaya Gunung Tambora
Ketua Pelaksana Calendar of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty bersama Gubernur NTB, Danrem dan bupati Dompu usai pembukan FPT 2019

FPT 2019 Momentum Tunjukkan Etalase Keindahan Budaya Gunung Tambora

MATARAM, DS – Puncak Festival Pesona Tambora (FPT) 2019 benar-benar luar biasa. Festival tersebut mampu membuat kawasan Doro Ncanga, Dompu, NTB  berubah menjadi lautan manusia pada Kamis (11/4) petang.

Berbagai sajian budaya terbaik seolah menjadi magnet tersendiri bagi ribuan masyarakat dan wisatawan yang datang. Sebuah prosesi penyambutan dengan Tari Wura Bongi Monca memulai perhelatan tersebut. Gemulai para penari bersanding manis dengan alunan musik tradisional Mbojo, khas Dumpu.

“Ini luar biasa. Keren! Festival Pesona Tambora mampu menjadi etalase terbaik. Bukan saja mengangkat kemegahan Gunung Tambora, tetapi juga seni budaya yang begitu kaya yang dimiliki NTB,” ujar Ketua Pelaksana Calendar of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty menjawab wartawan, Jumat (12/4).

Hadirnya penyanyi ibukota Helena mampu membuat suasana semakin semarak. Jebolan salah satu ajang pencarian bakat itu tampil luar biasa. Suasana makin memanas saat Esthy Reko Astuty berduet bersama Helena menyanyikan lagu Dia milik penyanyi Anji.

Acara ini juga diwarnai penampilan Tari Kolosal Doro Mantika yang begitu apik dibawakan oleh 300 penari. Tarian yang menggambarkan kearifan lokal masyarakat Dompu itu, merupakan gambaran sejati bersandingnya masyarakat dengan Gunung Tambora.

Hadirnya Tarian Doro Mantika pun seolah menjadi pertanda, betapa betapa melekatnya Gunung Tambora kepada masyarakat NTB. Apalagi setelah letusan maha dasyat tahun 1815 Gunung Tambora menjelma menjadi lanskap yang sangat menakjubkan. Dari puncaknya, wisatawan bisa melihat kawah besar sisa letusan gunung Tambora yang sangat mengagumkan.

Bahkan menjadi kawah terdalam dan terluas di dunia. Di sekitarnya, terdapat destinasi wisata menawan yang menarik untuk dikunjungi. Dari mulai Doro Ncanga, Doro Bente, hingga Doro Peti. Daerah-daerah itu pun menjadi lahan yang penghidupan bagi masyarakat sekitar.

Esthy Reko Astuty menjelaskan, Festival Pesona Tambora ini sangat luar biasa. Festival ini mampu menjadi promosi pariwisata bagi Dompu, NTB, bahkan Indonesia.

Repons besar yang ditunjukan wisatawan pun menjadi representasi kebangkitan pariwisata NTB. Terutama pasca gempa yang melanda NTB beberapa waktu silam. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga pernah hadir di Festival Pesona Tambora. Maka dari itu Kemenpar pun memberikan dukungan langsung terhadap Festival Pesona Tambora. Salah satunya dengan mendatangkan koreografer ternama Deni Malik untuk mengkurasi atraksi tarian yang ada di festival tersebut.

“Festival ini menjadi media promosi pariwisata yang bagus. Atraksinya keren,” kata Esthy.

Apalagi, prestasi yang dimiliki NTB terutama untuk wisata halal sangat banyak. Dengan adanya potensi ini dan kekuatan alamnya, kawasan Tambora harus menggelar lebih banyak festival. Apalagi Kawasan Tambora sangat potensial untuk dikembangkan nomadic tourism,” katanya.

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah pun mendukung penuh perhelatan tersebut. Menurutnya, festival ini membuktikan komitmen penuh Dompu dalam mendukung pariwisata Indonesia khususnya NTB.

“Tidak mudah membangun daerah meskipun memiliki potensi yang besar. Dompu mampu mewujudkan itu dengan komitmen kuat Bupati Dompu Bambang M. Yasin dalam membangun Dompu. Terimakasih juga kepada Kemenpar yang telah mendukung penuh festival ini selama 5 tahun berturut-turut,” ujar Zulkiefli.

Bagi Kepala Dinas Pariwisata, NTB, Lalu Mohammad Faozal, Festival Pesona Tambora menjadi tonggak baru mendunianya Gunung Tambora. Sebuah atraksi utama untuk mendorong sektor pariwisata NTB. “Komitmen kami untuk terus mendorong sektor pariwisata sebagai core ekonomi daerah. Bukan cuma Lombok tetapi juga di seluruh kabupaten/kota di NTB,” ujar Faozal.

Terpisah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani,  juga memberikan apresiasi atas antusias dan keinginan pemda NTB menjadikan Gunung Tambora sebagai destinasi wisata berkelas internasional, mengingat keindahan alamnya yang sangat luar biasa.

Pihaknya, kata Danrem akan akan selalu berkomitmen mendukung semua program pemda, terutama dibidang ekonomi untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dunia pariwisata.

“Tentunya pengembangannya membutuhkan waktu dan membuat event-event tertentu untuk menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara seperti yang dilaksanakan sekarang yakni Pesona Tambora dan masih banyak lagi upaya-upaya yang harus dilakukan seperti melestarikan adat dan budaya dan menjaga keindahan gunung itu sendiri,” ujar Danrem.

Selain itu, Alumni Akmil 1993 tersebut juga menyampaikan, perkembangan teknologi informasi saat ini tidak memberikan batasan sehingga berdampak pada akulturasi budaya yang dapat memberikan pengaruh positif dan negatif.

“Ini merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama dengan menyiapkan segenap sumber daya untuk membentengi diri sehingga bisa menangkal pengaruh negatif yang ditimbulkan dari akulturasi tersebut,” tegasnya.

Perkembangan teknologi informasi, lanjut orang nomor satu di jajaran Korem tersebut,  juga bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan destinasi wisata gunung Tambora yang dilengkapi berbagai macam ikon yang bisa dikunjungi sebagai penarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Dompu.

Danrem juga mengajak dan menghimbau seluruh pihak untuk senantiasa menjaga keamanan wilayah. Sebab, kemajuan pariwisata disuatu daerah tidak terlepas dari keamanan dan ketertiban masyarakat didaerah tersebut. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Imbas Penerbangan Langsung, Wisatawan Australia ke NTB Naik Empat Kali Lipat

Mataram,DS – Dibukanya penerbangan langsung Lombok – Perth memberikan kontribusi yang mengagumkan dalam mendongkrak pertumbuhan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: