Selasa , 18 Juni 2019
Home / Pariwisata / Catatan Kunjungan Presiden Jokowi ke Mandalika Jokowi : Urusan Sengketa Lahan Tugas Pemprov dan ITDC
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Zulkieflimansyah saat meninjau fasiliatas pendukung berupa toilet di KEK Mandalika yang dibangun ITDC pada kunjungannya, beberapa hari lalu

Catatan Kunjungan Presiden Jokowi ke Mandalika Jokowi : Urusan Sengketa Lahan Tugas Pemprov dan ITDC

Pembangunan awal seluruh fasilitas umum (fatsum) dan infrastruktur pendukung sirkuit MotoGP di wilayah KEK Mandalika Kabupaten Lombok Tengah harus berstandar tinggi. Presiden Joko Widodo menegaskan hal itu lantaran ia tidak menghendaki kawasan yang indah di selatan Pulau Lombok itu tidak baik dari sisi pengelolaan manajemen. Selain itu, Jokowi menugasi Pemprov NTB dan ITDC menyelesaikan sengketa lahan manakala ada persoalan yang masih mengganjal dengan masyarakat.

FAHRUL MUSTOFA

Tekad Presiden Jokowi mewanti-wanti sedari awal agar pembangunan awal seluruh fasilitas umum dan infrastruktur menggunakan standar tinggi di KEK Mandalika tidak lain sebuah tekadnya untuk menjaga kawasan yang indah tersebut .

“Pokoknya, jangan sampai kawasan yang sudah sangat indah dan bagus pemberian Allah ini, jadi tidak baik karena salah manajemen dari awal. Ini saya wanti-wanti khusus agar dihindari di KEK Mandalika ini,” ujar Joko Widodo saat berkunjung ke Mandalika pada Jumat (17/5) lalu.

Menurut Jokowi, saat ini, sejumlah pembangunan fasilitas pendukung di kawasan KEK Mandalika, mulai toilet umum juga sudah menggunakan standar yang tinggi sejak awal. Karena itu, Presiden berpesan agar kawasan itu tetap dijaga dan dipelihara dengan baik.

Karena itu, untuk mendukung pembangunan sirkuit MotoGP, Presiden Jokowi berharap semua segera bisa dikerjakan. Mulai dari bandara hingga jalan menuju lokasi sirkuit. “Nanti akan di bangun ‘by pass’, gede banget melebihi tol, karena lebarnya 50 meter. Nanti dilihat gambarnya sudah ditunjukkan ke saya,” ujarnya.

Jokowi mengatakan, adanya perhelatan MotoGP, tentu saja akan berdampak pada perekonomian di Lombok. Bahkan, katanya, bisa berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami harapkan ada sebuah titik pertumbuhan ekonomi baru yang secara agregat nasional bisa memberikan support pada pertumbuhan ekonomi nasional,” sebut Jokowi.

Sementara itu, terkait dengan urusan sengketa lahan, Jokowi menegaskan akan segera diselesaikan dengan cara yang baik. Tentu saja dengan mendengarkan masukan dari masyarakat. “Itu urusan ITDC dengan gubernur. Pendekatan-pendekatan. Analisis lapangan, bagaimana mendekati, diajak bicara. Kita bisa bicara kok. Ngapain harus ngotot-ngototan,” tegas Presiden.

Terima Kasih
Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengungkapkan, percepatan KEK Mandalika merupakan persiapan Pemerintah Pusat dan Pemprov NTB untuk menjadi tuan rumah untuk MotoGP pada tahun 2021. “Pertama saya ingin mengucapkan terimakasih atas kunjungan Presiden Jokowi ke Mandalika, jadi pada hari ini saya dan Presiden Jokowi meninjau sejumlah fasilitas yang dimiliki kawasan yang disebut Bali baru tersebut,” ujar Zul.

Selanjutnya, Zulkieflimansyah memaparkan beberapa fasilitas yang harus diselesaikan untuk persiapan menjadi tuan rumah MotoGP2021. Fasilitas tersebut diantaranya kamar mandi, bay watch atau Bale Wisata, jalan y pass yang akan dibangun dari Bandara Internasional Lombok menuju KEK Mandalika.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempercepat pembangunan di KEK Mandalika, selanjutnya untuk anggaran semua sudah ditanggung Pemerintah Pusat, bahkan kontruksi paling lambat sampai Januari tahun depan, jalan by pass luasnya mencapai 50M sehingga luas sekali dan Bandara juga akan kami perpanjang dan perbesar itu semua merupakan langkah kami untuk melakukan persiapan menjadi tuan rumah MotoGP 2021,” jelas Gubernur.

Zul berharap pembangunan fasilitas pendukung MotoGP 2021 memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat NTB. Menurut dia, Kawasan Mandalika sangat indah dan merupakan karunia Allah yang luar biasa.

“Saya berharap kawasan ini tetap terjaga baik fasilitasnya maupun kelestarian alamnya. Saya juga berharap dengan rampungnya KEK Mandalika dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di provinsi NTB ditambah setelah ajang MotoGP nanti semakin banyak turis lokal maupun mancanegara yang semakin mengenal dan berkunjung NTB,” ujar dia.

Terpisah, Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer meyakini kehadiran sirkuit MotoGP di KEK Mandalika, pada 2021 akan menjadi stimulan bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat NTB dan Indonesia pada umumnya.

“Kami perkirakan sirkuit MotoGP Mandalika akan membawa manfaat luar biasa bagi NTB berupa lapangan kerja bagi 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dolar AS, dan diperkirakan akan ada peningkatan belanja wisatawan hingga mencapai 40 juta dolar AS per tahun,” ujar Abdulbar saat memaparkan progres pembangunan KEK Mandalika kepada Jokowi. (***).

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Komisi D DPRD Kabupaten Lamongan Belajar Pariwisata di Lotim

Selong,DS- Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Drs. H. Rohman Farly, MM menerima Kunker Komisi D …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: