Kamis , 17 Oktober 2019
Home / Pariwisata / Catatan 1 Tahun Pemerintahan Zul-Rohmi (1) Mengelola Kekaguman Masyarakat Dunia
Inilah air terjun Mata Jitu yang berada di dalam kawasan Pulau Moyo Sumbawa

Catatan 1 Tahun Pemerintahan Zul-Rohmi (1) Mengelola Kekaguman Masyarakat Dunia

Pesona wisata NTB tidak hanya bercokol di Pulau Lombok, Pulau Sumbawa pun menjadi magnet bagi wisatawan. Tengoklah ketika momentum semacam even Festival Pesona Moyo 2019 berlangsung, suguhan atraksi yang sederhana pun cukup memukau hingga menghalangi langkah wisatawan meninggalkan Tana Samawa. Bagaimana Pemerintahan Zul-Rohmi dengan jargon “NTB Gemilang” mengelola kekaguman masyarakat dunia?

Atraksi yang biasa di Sumbawa maupun Lombok menjadi luar biasa di mata wisatawan mancanegara. Tentu saja pesona ini menjadi modal dalam mengembangkan industri tanpa asap berkembang lebih maju. Karena, kemajuan di sektor ini akan menggeret perkembangan di sektor-sektor lain. Pariwisata jadi tali temali pemikat sekaligus  pengikat yang berujung pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Menyebut keindahan Pulau Moyo yang berlokasi di sebelah utara Pulau Sumbawa, tepatnya di Kecamatan Badas, Kabupaten Sumbawa, cukuplah dengan menunjukkan kehadiran para pesohor dunia menjejakkan kakinya di sana. Bagi selebriti dunia, Pulau Moyo dikenal sangat nyaman untuk aktivitas secara privat sehingga dikenal sebagai “Great Escape” para bintang. Mereka merasakan secara langsung sejuk udaranya, indah alamnya dan taman laut yang menebar pesonanya.

Tercatat, sejumlah selebriti dunia pernah menginjakkan kaki di pulau yang sering diibaratkan sebagai surga tropis yang indah. Diantaranya, terdapat mendiang Putri Diana, David Becham, Maria Sharapova, Mick Jagger, Edwin Van Der Sar, termasuk artis kekinian seperti bintang Korea, Rain dan Kim Tae Hee.

Kehadiran para pesohor itu tidak diabaikan begitu saja. Pemerintah terus menjaganya, salah satunya lewat Festival Pesona Moyo 2019. Beragam event seni budaya yang mencuri perhatian digelar pada kegiatan yang berlangsung pada Minggu (15/9) lalu itu. Salah satu yang menghambat wisatawan untuk pulang adalah “Barapab Kebo”. Pada festival yang berlangsung 10-19 September 2019 itu, nampaklah begitu pentingnya sektor pariwisata bagi pemerintah daerah.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang didampingi Bupati Sumbawa Husni Jibril, sampai hadir mengenakan pakaian “kebesaran” adat Sumbawa untuk membuka kegiatan tersebut di halaman Kantor Bupati setempat.

Bupati Sumbawa, HM. Husni Djibril, dalam kesempatan itu menuturkan keindahan Moyo didukung enam spot mulai dari wisata bahari hingga air terjun yang sangat mudah dijangkau.

“Di Pualu Moyo itu ada Takat Sigale, Pantai Tanjung Pasir, dan Pantai Poto Jarum,” kata Bupati. Takat Sigale memiliki gundukan pasir setinggi dua meter  berwarna pink dengan gradasi indah kala beradu dengan air laut. Momentum terbaik untuk menikmatinya, kata bupati, adalah pagi dan siang hari. Sebab, kawasan Takat Sigale hanya terlihat ujung gundukan pasirnya saat air pasang. Selain karakter unik tersebut, destinasi ini juga menawarkan panorama bawah laut yang  sangat eksotis.

“Ada beragam warna warni terumbu karang dan ikan yang dapat dinikmati ketika diving (menyelam). Sementara Airnya sungguh jernih dan menyegarkan, ditambah keindahan sunsetnya,” ungkap Husni.

Destinasi lainnya di Pulau Moyo masing-masing Pantai Tanjung Pasir dengan pasir pink-nya. Ada tiga gradasi warna air yang ditawarkan, mulai dari pink hingga kehijauan dan biru. Sama seperti pantai lain, kawasan Tanjung Pasir ini juga menawarkan keindahan bawah airnya.

Karena keindahannya itulah Pulau Moyo menjadi inspirasi sebuah event. “Kami yakin, popularitas destinasi di Sumbawa dan Pulau Moyo semakin naik dengan event ini. Bagaimanapun, Festival Pesona Moyo menjadi branding ideal bagi aneka potensi wisata di sana,” jelas Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Rizki Handayani, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/9).

Pemprov NTB menjadikan Pulau Moyo — yang se kawasan dengan Teluk Saleh dan Tambora — sebagai salah satu kawasan pulau-pulau kecil yang dikembangkan selain Kawasan Alas-Utan-Pototano, Kawasan Woworada Sape, Kawasan Tiga Gili, Kawasan Gili Sulat, Kawasan Teluk Ekas, dan Kawasan Lembar.

Di Pulau Lombok yang lebih awal mengenal sektor pariwisata pun sudah lebih dahulu berkembang. Bahkan di Lombok Tengah dikenal Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang memiliki lima pantai utama dengan garis pantai mencapai 16 km, Kawasan ini dilengkapi dengan marina atau dermaga untuk kapal pesiar mewah. Wisatawan pun dimanja dengan 26 ribu kamar hotel yang bisa ditempati,

Pengembangan pariwisata NTB sangat memungkinkan dengan daya dukung infrstruktur. Sebagai pionir pariwisata NTB, Mandalika dilengkapi dengan infrastruktur jalan Bypass-BIL sepanjang 17,8 km, pengembangan jaringan jalan nasional, pengembangan jaringan jalan yang menghubungkan Pelabuhan Gili Mas-KEK Mandalika, hingga pengembangan jalan provinsi yang menhubungkan Bilelando-Awang-Kuta-Selong Belanak-Montong Ajan sepanjang 55 km dan Montong Ajan – Penujak 31 km. Terdapat rumah sakit internasional di sana.

Namun, potensi pariwisata tanpa daya dukung sumber daya manusia (SDM), hanya akan menjadikan penduduk setempat sebagai penonton. Untuk itu, penguatan sumber daya manusia dilakukan dengan mendirikan Poltekpar, BLK dan SMK Pariwisata, yang diburu para generasi muda. Fakta ini menjadi sebuah keniscayaan mengingat branding NTB di mata dunia sudah menanjak, apalagi dengan predikat yang diperoleh tahun 2015 dan 2016 sebagai destinasi wisata halal. Tidak hanya itu, Sembalun juga terpilihb sebagai destinasi bulan madu halal terbaik dan Novotel Lombok Resort & Villas sebagai rosort tepi pantai halal terbaik. Predikat destinasi wisata halal terbaik kembali diraih tahun 2019.

Pesona pariwisata NTB kian mendunia ketika berbagai event digelar di NTB. Belum lama ini, peserta Delegasi  Unesco Global Geopark (UGG) Council yang berasal dari berbagai negara di dunia, datang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat,. Mereka  menjadi peserta Symposium Internasional Asia Pasifik Geopark Network (APGN)  dan sangat terpukau dengan sambutan serta keramahan penduduk setempat. Tidak lama lagi NTB pun akan menjadi tuan rumah MotoGP.

Tidaklah mengherankan jika Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Pariwisata menetapkan Lombok-Sumbawa Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas nasional yang diistilahkan dengan 10 Bali Baru. Dari 10 destinasi prioritas nasional ini, diturunkan kembali menjadi 5 destinasi yang disebut sebagai destinasi Super Prioritas. KEK Mandalika Resort di Pantai Seger Kuta Lombok Tengah, yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi perhelatan balap motor paling bergengsi di dunia, yakni event MotoGP 2021, termasuk di dalamnya.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, ditunjuknya Lombok sebagai lokasi The 6th Asia Pacific Geopark Networks (APGN) Symposium tahun 2019 sangat berarti sebagai pendorong untuk terus mengembangkan potensi daerah.

Saat memberikan sambutan pada  pembukaan Simposium APGN 2019 di Hotel Lombok Raya, Mataram, Selasa (3/9), Gubernur yang lebih akrab Dr. Zul itu mengatakan, masyarakat NTB telah dilanda bencana gempa bumi tahun 2018 dengan eberapa kali gempa besar dan ribuan kali gempa kecil. Namun Gubernur memuji semangat masyarakat NTB yang terus berupaya bangkit pascagempa.

“Orang yang kuat adalah orang yang terjatuh tujuh kali, namun mampu bangkit delapan kali,” tutur orang nomor satu di NTB itu di hadapan Presiden Global Geopark Network, Guy Martini, Executive Chairman of Indonesian National Commission for UNESCO, Prof. Dr. H. Arief Rachman, dan pihak terkait lainnya.

Setidaknya, pesona alam dan budaya masyarakat setempat telah menjadi magnet penarik minat wisatawan. Kekaguman masyarakat dunia itulah yang kini dikelola Pemerintahan Zul-Rohmi dengan terus menumbuhkan daya dukung lainnya. (riyanto rabbah, fahrul mustofa)

 

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Imbas Penerbangan Langsung, Wisatawan Australia ke NTB Naik Empat Kali Lipat

Mataram,DS – Dibukanya penerbangan langsung Lombok – Perth memberikan kontribusi yang mengagumkan dalam mendongkrak pertumbuhan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: